Senin, 14 September 2020

6 Provinsi Nihil, Ini 5 Penyumbang Terbanyak Kasus Baru COVID-19 RI 14 September

Berdasarkan situs resmi Satgas Penanganan COVID-19 pada Senin (14/9/2020), kasus baru Corona di Indonesia bertambah sebanyak 3.141 kasus, sehingga totalnya sudah mencapai 221.523 orang.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus Corona baru tertinggi sebanyak 879 orang. Sementara posisi kedua ditempati Jawa Timur dengan 343 orang.

Berikut 5 provinsi dengan penambahan kasus Corona tertinggi per 14 September.

DKI Jakarta: 879 kasus
Jawa Timur : 343 kasus
Jawa Barat : 203 kasus
Sulawesi Selatan : 185 kasus
Jawa Tengah : 171 kasus
Adapun 6 provinsi di Indonesia yang tidak ada kasus baru Corona per 14 September adalah sebagai berikut.

Bangka Belitung
Jambi
Kalimantan Tengah
Sulawesi Tengah
Nusa Tenggara Timur
Gorontalo

DKI-Jatim Tertinggi, Ini Sebaran 3.141 Kasus Baru Corona RI 14 September

Pemerintah melaporkan 3.141 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Senin (14/9/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 221.523 kasus, semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
DKI Jakarta lagi-lagi menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 879 kasus, disusul Jawa Timur sebanyak 343 kasus baru per 14 September.

Berikut detail sebaran 3.141 kasus baru Corona di Indonesia pada Senin (14/9/2020):

DKI Jakarta: 879 kasus

Jawa Timur: 343 kasus

Jawa Barat: 203 kasus

Sulawesi Selatan: 185 kasus

Jawa Tengah: 171 kasus

Aceh: 153 kasus

Kalimantan Selatan: 141 kasus

Riau: 128 kasus

Kalimantan Timur: 123 kasus

Sumatera Barat: 118 kasus

Papua Barat: 99 kasus

Papua: 96 kasus

Sumatera Utara: 94 kasus

Bali: 86 kasus

Lampung: 60 kasus

Banten: 55 kasus

DI Yogyakarta: 33 kasus

Maluku: 31 kasus

Sumatera Selatan: 27 kasus

Kalimantan Barat: 26 kasus

Nusa Tenggara Barat: 22 kasus

Sulawesi Tenggara: 21 kasus

Kepulauan Riau: 19 kasus

Sulawesi Utara: 16 kasus

Kalimantan Utara: 5 kasus

Maluku Utara: 5 kasus

Bengkulu: 1 kasus

Sulawesi Barat: 1 kasus

7 Hari Berturut-turut, COVID-19 RI Tembus 3 Ribu Kasus Perhari

Selama 7 hari berturut-turut, jumlah kasus harian virus Corona COVID-19 di Indonesia tembus angka 3 ribu kasus. Total konfirmasi positif sejauh ini tercatat 221.523 kasus.
Penambahan kasus di atas 3 ribu perhari terjadi secara berurutan sejak 8 September 2020. Detail perkembangan kasusnya sebagai berikut:

8 September: tambah 3.046 kasus
9 September: tambah 3.307 kasus
10 September: tambah 3.861 kasus
11 September: tambah 3.737 kasus
12 September: tambah 3.806 kasus
13 September: tambah 3.636 kasus
14 September: tambah 3.141 kasus.
Detail perkembangan virus Corona di Indonesia pada Senin (14/9/2020), adalah sebagai berikut:

Kasus positif bertambah 3.141 menjadi 221.523
Pasien sembuh bertambah 3.395 menjadi 158.405
Pasien meninggal bertambah 118 menjadi 8.841
Sebelumnya pada Minggu (13/9/2020), jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 tercatat 218.382 kasus, sembuh 155.010, dan meninggal 8.723 kasus.

Kanye West Kritik Majalah Forbes karena Kurang Hitung Hartanya

Kanye West kini resmi bergabung dalam jajaran orang tajir berharta miliaran dolar AS setelah majalah Forbes mempublikasikan nilai kekayaannya. Namun, Kanye dikabarkan 'gondok' karena merasa hartanya lebih dari yang diekspos.

Forbes mengumumkan, Jumat (24/4/2020), kekayaan Kanye mencapai 1,26 miliar dolar AS atau sekitar Rp 19 triliun. Estimasi tersebut berdasarkan laporan harta yang diberikan oleh tim Kanye sendiri.

Dari laporan tersebut, diketahui sumber kekayaan Kanye berasal dari pendapatannya sebagai musisi, desainer serta penjualan sneakers Yeezy buah kolaborasinya dengan Adidas. Tidak ketinggalan aset lain seperti properti dan saham.

Akan tetapi, Kanye rupanya kurang puas dengan nilai yang disajikan majalah bisnis ternama tersebut. Keluhan suami Kim Kardashian itu disertakan Forbes saat mengumumkan status barunya sebagai miliuner.

Forbes mengklaim Kanye mencoba mengoreksi perhitungan tersebut lewat pesan singkat pada Jumat malam. "Seharusnya bukan satu miliar. Tapi 3,3 miliar karena tidak ada yang bisa menghitung di Forbes," demikian Forbes mengutip pesan dari Kanye yang bernada sarkas tersebut.

Kanye bahkan menuduh Forbes diskriminatif terhadap orang kulit hitam. Ia juga disebut semakin kesal lantaran adik iparnya, Kylie Jenner, menyabet gelar 'self-made billionaires' dua kali dari Forbes.

Forbes bersikeras bahwa angka yang mereka sebutkan sangat akurat sesuai data dari tim Kanye. "Selamat datang di klub 10 dijit Kanye. Anda mungkin tidak menyukai angka kami, tapi Anda sudah berada di puncak teratas," tulis Forbes.

Menurut Forbes, Kanye West sejak bertahun-tahun lalu ingin disertakan dalam jajaran orang super kaya di majalah tersebut. Namun, permintaan tersebut ditolak karena Kanye belum punya cukup data untuk membuktikannya.
https://nonton08.com/gone/

Viral Pesepeda Lawan Arah di Tol Jagorawi Bikin Geram Komunitas Gowes

Ulah oknum pesepeda kembali bikin geleng-geleng kepala, kali ini ada yang gowes lawan arah di Tol Jagorawi. Komunitas-komunitas gowes ikut meradang karena aksi berbahaya ini bikin jelek citra pesepeda.
"Waduh pelanggaran berat ini, karena ini sangat menodai semangat para pegowes yang selalu menghimbau agar selalu mematuhi rambu lalulintas saat gowes," kata Wakil Ketua Paguyuban Pesepeda Bogor Raya (PPBR), Suyono Abet, Minggu (14/9/2020).

Suyono meminta komunitas yang menaungi para pesepeda 'nakal' ini ini untuk secara gentleman meminta maaf. Aksi mereka dinilai sangat membahayakan, bukan saja untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk pengguna jalan tol pada umumnya.

Hingga kini, belum ada titik terang soal identitas rombongan pesepeda yang masuk tol dan lawan arah tersebut. Namun diketahui, mereka mengendarai jenis sepeda yang sama yakni MTB atau mountain bike, dan mengenakan jersey seragam.

"Saya melihat video tersebut langsung kirim ke beberapa group gowes dan screenshot jersey mereka berharap dikenali komunitasnya," kata Rendi, ketua komunitas Rawakalong.mtb.

Sementara itu, General Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Oemi Vierta Moerdika telah mengkonfirmasi insiden tersebut. Pihaknya bersama kepolisian tengah mengidentifikasi rombongan pesepeda tersebut.

"Berdasarkan keterangan petugas di lapangan serta pihak kepolisian, rombongan pesepeda tersebut masuk melalui akses masuk jalan Tol Jagorawi KM 47+200 (traffic light Ciawi), dan mencoba melawan arah dengan menyeberang di median pada KM 46+500, menuju tempat istirahat dan pelayanan (TIP) KM 45. Saat ini kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan lanjut dari pihak kepolisian," kata Oemi, dalam keterangannya, Minggu (13/9/2020).

Polisi juga tengah menyelidiki identitas pesepeda tersebut melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi dan di rest area terdekat.

6 Provinsi Nihil, Ini 5 Penyumbang Terbanyak Kasus Baru COVID-19 RI 14 September

Berdasarkan situs resmi Satgas Penanganan COVID-19 pada Senin (14/9/2020), kasus baru Corona di Indonesia bertambah sebanyak 3.141 kasus, sehingga totalnya sudah mencapai 221.523 orang.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus Corona baru tertinggi sebanyak 879 orang. Sementara posisi kedua ditempati Jawa Timur dengan 343 orang.

Berikut 5 provinsi dengan penambahan kasus Corona tertinggi per 14 September.

DKI Jakarta: 879 kasus
Jawa Timur : 343 kasus
Jawa Barat : 203 kasus
Sulawesi Selatan : 185 kasus
Jawa Tengah : 171 kasus
Adapun 6 provinsi di Indonesia yang tidak ada kasus baru Corona per 14 September adalah sebagai berikut.

Bangka Belitung
Jambi
Kalimantan Tengah
Sulawesi Tengah
Nusa Tenggara Timur
Gorontalo

DKI-Jatim Tertinggi, Ini Sebaran 3.141 Kasus Baru Corona RI 14 September

Pemerintah melaporkan 3.141 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Senin (14/9/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 221.523 kasus, semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
DKI Jakarta lagi-lagi menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 879 kasus, disusul Jawa Timur sebanyak 343 kasus baru per 14 September.

Berikut detail sebaran 3.141 kasus baru Corona di Indonesia pada Senin (14/9/2020):

DKI Jakarta: 879 kasus

Jawa Timur: 343 kasus

Jawa Barat: 203 kasus

Sulawesi Selatan: 185 kasus

Jawa Tengah: 171 kasus

Aceh: 153 kasus

Kalimantan Selatan: 141 kasus

Riau: 128 kasus

Kalimantan Timur: 123 kasus

Sumatera Barat: 118 kasus

Papua Barat: 99 kasus

Papua: 96 kasus

Sumatera Utara: 94 kasus

Bali: 86 kasus

Lampung: 60 kasus

Banten: 55 kasus

DI Yogyakarta: 33 kasus

Maluku: 31 kasus

Sumatera Selatan: 27 kasus

Kalimantan Barat: 26 kasus

Nusa Tenggara Barat: 22 kasus

Sulawesi Tenggara: 21 kasus

Kepulauan Riau: 19 kasus

Sulawesi Utara: 16 kasus

Kalimantan Utara: 5 kasus

Maluku Utara: 5 kasus

Bengkulu: 1 kasus

Sulawesi Barat: 1 kasus
https://nonton08.com/rage/