Sabtu, 12 September 2020

5 Hal yang Tak Boleh Dilupakan Saat Bercinta

 Sesi bercinta terkadang tak selalu berjalan lancar. Kedua pasangan mungkin memiliki keinginan yang berbeda saat sedang berhubungan seksual. Beberapa hal umum sering dilupakan saat sesi bercinta.
Berikut 5 hal yang tak boleh terlewat saat bercinta, dikutip dari Times Of India:

1. Tidak mencium

Percaya atau tidak, banyak orang termasuk wanita tidak mencium pasangan ketika sedang melakukan hubungan seks. Entah karena posisi seks yang tidak memungkinkan untuk berciuman, atau terlalu bersemangat untuk mencapai klimaks. Namun sebenarnya 'ciuman' sangat disarankan agar sesi bercinta makin intim.

2. Sedikit agresif

Di tengah sesi bercinta, mungkin kamu dan pasangan akan sedikit agresif. Kamu bisa mulai sedikit menggigit bagian telinga, pundak, leher, atau bagian tubuh lainnya, untuk memberikan rangsangan pada pasangan. Lihat reaksi pasangan, apakah dia menikmatinya. Jika ia ikut menikmati rangsangan ini, kamu bisa mulai pindah ke daerah lain atau langsung melakukan penetrasi.

3. Jangan klimaks terlalu cepat

Khusus pria, kamu harus memiliki kontrol yang baik agar dapat ejakulasi di waktu yang tepat. Jika terlalu cepat ejakulasi, tentu hal ini bisa merusak sesi bercintamu dan pasangan menjadi tidak puas. Untuk menghindarinya, habiskan lebih banyak waktu saat pemanasan atau foreplay.

4. Tidak memberi tahu pasangan saat ingin klimaks

Jika kamu akan mencapai klimaks, baiknya beri tahu pasangan agar kamu dan dia sama-sama merasa nyaman. Bisa saja saat kamu sudah mencapai klimaks, pasangan tidak merasakan hal yang sama.

5. Beri pasangan foreplay

Foreplay menjadi bagian terpenting yang diinginkan wanita ketika berhubungan seksual dan salah satu faktor penting dalam masa awal membangkitkan gairah, karena pada dasarnya wanita membutuhkan waktu lebih lama dari pria untuk mencapai gairah yang dibutuhkan untuk orgasme.

Saran Perhimpunan Dokter Paru untuk WNI yang kembali dari Wuhan

Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dievakuasi dari kota Wuhan, China, tempat menyebarnya wabah virus corona (2019-nCoV). Dari 245 orang yang sebelumnya dikabarkan, menyusut menjadi 238 orang karena alasan enggan dievakuasi dan tidak lolos tes kesehatan.
Sebelum bisa kembali pulang, para WNI tersebut rencananya akan dikarantina terlebih dahulu selama dua minggu di Natuna, Kepulauan Riau.

"Untuk memastikan dalam satu siklus inkubasi, yang kita kenal itu adalah 14 hari, mereka tidak menjadi sakit. Artinya tidak jadi sakit betul-betul clear, dan mereka tersertifikasi tidak membawa penyakit," kata Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan dr Achmad Yurianto kepada detikcom, Minggu (2/2/2020).

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyarankan langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan otoritas saat menangani WNI yang kembali dari China, khususnya Wuhan.

PDPI menyarankan agar otoritas menyiapkan alur khusus di bandara sehingga para penumpang dari Wuhan tidak berkontak dengan penumpang lain. Bila ada yang flu atau demam segera bawa ke rumah sakit sementara yang lain di karantina.

Di tempat karantina PDPI menyebut foto toraks (rontgen dada) bisa dilakukan sebagai langkah merekam data awal.

Tidak lupa juga dukungan kesehatan mental sehingga para WNI tidak merasa tertekan selama menjalani karantina dan nantinya kembali ke masyarakat.

"Adakan konseling dengan psikolog bagi yang mengalami masalah psikis," tulis PDPI dalam keterangan yang diterima detikcom pada Minggu (2/2/2020).

Bila ada satu saja kasus terkonfirmasi selama masa evakuasi dan karantina, maka seluruh WNI dalam rombongan yang sama harus dianggap sebagai orang yang melakukan kontak dekat.
https://nonton08.com/julius-caesar/

Jelang Hari Valentine, 5 Posisi Seks Baru Ini Patut Dicoba

 Sudah masuk bulan Februari, artinya semakin dekat ke hari Valentine. Menjelang hari Valentine ini tentunya akan lebih spesial jika kamu mencoba posisi seks baru yang lebih sensual.
Jika kamu belum tahu akan mencoba posisi seks seperti apa di Hari Valentine. Berikut 7 posisi seks baru yang bisa dicoba, dikutip dari Womens Health Magz:

1. Mawar merah

Posisi mawar merah ini menggambarkan kamu duduk di atas pangkuan pasanganmu, dan kakinya seakan mengunci pinggulmu. Posisi ini bisa memudahkan kamu dalam melakukan penetrasi yang lebih dalam.

2. Kotak cokelat

Posisi ini merupakan kebalikan dari misionaris dengan pasangan pria melakukan penetrasi membelakangi pasangannya. Dengan posisi ini pasangan bisa saling melihat bokong.

Posisi ini disebut bisa menghasilkan orgasme yang luar biasa.

3. Two halves, one hole

Pada posisi ini, pasangan saling melihat keindahan tubuh masing-masing. Posisi kaki pria lurus menghadap wanita dan posisi wanita berada di atas paha pria sambil menekuk lutut.

4. Bara cinta

Posisi berbaring bersebelahan dengan lutut sedikit menekuk. Posisi ini mempermudah pasangan melakukan penetrasi.

5. Bibir manis

Posisi misioner menyamping dengan kaki saling menyilang ini mempermudah pasangan menikmati bibir dan tubuh.

5 Hal yang Tak Boleh Dilupakan Saat Bercinta

 Sesi bercinta terkadang tak selalu berjalan lancar. Kedua pasangan mungkin memiliki keinginan yang berbeda saat sedang berhubungan seksual. Beberapa hal umum sering dilupakan saat sesi bercinta.
Berikut 5 hal yang tak boleh terlewat saat bercinta, dikutip dari Times Of India:

1. Tidak mencium

Percaya atau tidak, banyak orang termasuk wanita tidak mencium pasangan ketika sedang melakukan hubungan seks. Entah karena posisi seks yang tidak memungkinkan untuk berciuman, atau terlalu bersemangat untuk mencapai klimaks. Namun sebenarnya 'ciuman' sangat disarankan agar sesi bercinta makin intim.

2. Sedikit agresif

Di tengah sesi bercinta, mungkin kamu dan pasangan akan sedikit agresif. Kamu bisa mulai sedikit menggigit bagian telinga, pundak, leher, atau bagian tubuh lainnya, untuk memberikan rangsangan pada pasangan. Lihat reaksi pasangan, apakah dia menikmatinya. Jika ia ikut menikmati rangsangan ini, kamu bisa mulai pindah ke daerah lain atau langsung melakukan penetrasi.

3. Jangan klimaks terlalu cepat

Khusus pria, kamu harus memiliki kontrol yang baik agar dapat ejakulasi di waktu yang tepat. Jika terlalu cepat ejakulasi, tentu hal ini bisa merusak sesi bercintamu dan pasangan menjadi tidak puas. Untuk menghindarinya, habiskan lebih banyak waktu saat pemanasan atau foreplay.

4. Tidak memberi tahu pasangan saat ingin klimaks

Jika kamu akan mencapai klimaks, baiknya beri tahu pasangan agar kamu dan dia sama-sama merasa nyaman. Bisa saja saat kamu sudah mencapai klimaks, pasangan tidak merasakan hal yang sama.

5. Beri pasangan foreplay

Foreplay menjadi bagian terpenting yang diinginkan wanita ketika berhubungan seksual dan salah satu faktor penting dalam masa awal membangkitkan gairah, karena pada dasarnya wanita membutuhkan waktu lebih lama dari pria untuk mencapai gairah yang dibutuhkan untuk orgasme.
https://nonton08.com/a-man-and-a-woman/