Jumat, 11 September 2020

7 Fakta Rhea Chakraborty, Mantan Pacar Sushant Singh yang Ditangkap Polisi

 Rhea Chakraborty, mantan kekasih aktor Bollywood Sushant Singh Rajput, ditangkap polisi pada Selasa (8/9/2020). Penangkapan ini terjadi tiga bulan setelah kematian Sushant yang diduga bunuh diri.
Rhea Chakraborty ditangkap karena diduga membeli narkoba untuk mendiang kekasihnya tersebut. Selain Rhea, ada dua orang lagi yang ditahan bersamanya, yakni saudara laki-laki dan seorang staf rumah Sushant.

Ketiganya kini ditahan atas kasus kepemilikan ganja yang ditemukan polisi setelah investigasi kematian Sushant. Narcotics Control Bureau menyebut bahwa Rhea Chakraborty terlibat dalam sindikat narkoba.

Mundur ke tiga bulan lalu saat kematian Sushant yang menghebohkan publik, Rhea Chakraborty, menjadi salah satu sosok yang disorot media. Aktris dan VJ MTV India ini disebut-sebut bertanggungjawab atas meninggalnya sang kekasih.

Ini fakta-fakta Rhea Chakraborty, mantan kekasih Sushant Singh Rajput, yang kini ditahan polisi.

1. Rhea berasal dari keluarga militer di Bangalore, India. Dia sulung dari dua bersaudara dan memiliki satu adik laki-laki. Ayahnya adalah seorang petugas angkatan darat bernama Indrajit Chakraborty.

2. Artis yang debut sejak 2009 ini memang dekat dengan dunia militer. Seperti dikutip dari Postoast, Rhea Chakraborty mengenyam pendidikan di Army Public School, kawasan Ambala Cantt.

3. Rhea Chakraborty mengawali kariernya sebagai VJ MTV India India pada 2009. Di luar kariernya sebagai presenter, wanita dengan tinggi badan 166 cm ini juga sudah membintangi beberapa judul film seperti 'Jalebi', 'Bank Chor' dan 'Chehre'.

4. Debutnya di dunia industri Bollywood dimulai pada 2013. Kala itu Rhea Chakraborty membintangi film 'Mere Dad Ki Maruti' garapan sutradara ternama Ram Kapoor.

5. Rhea Chakraborty sempat viral karena beredarnya foto-foto mesra bersama sutradara Mahesh Bhatt. Foto tersebut jadi heboh karena perbedaan usia yang cukup jauh hingga 44 tahun. Namun tidak diketahui apakah mereka menjalin asmara atau sekadar gimmick untuk menaikkan pamor film yang dibintanginya kala itu. 'Jalebi'.

6. Hubungan asmaranya dengan Sushant Singh Rajput terendus publik 2019. Keduanya dekat setelah bertemu dalam sebuah pesta. Mereka sempat tinggal bersama sebelum dikabarkan putus.

7. The Youth melansir bahwa Sushant berencana menikahi Rhea Chakraborty. Namun keduanya putus satu minggu sebelum kematian sang aktor yang mendadak.

Suami Ketahuan Selingkuh dengan Janda & Janji Tak Ulangi, Bisakah Dipercaya?

Suami saya selingkuh dengan janda dari bulan Februari 2020 dan baru ketahuan Juni 2020. Perselingkuhan mereka sudah ke tahap yang lebih jauh bahkan pernah main ke rumah orang tua janda itu. Suami berjanji tidak akan melakukan kesalahan itu lagi dan memblokir semua akses janda itu.
Pertanyaannya apakah suami saya benar-benar akan membuktikan janjinya itu dan apakah benar tidak akan mengulanginya lagi?

(Ria)

Jawab:

Kartu yang muncul adalah Nine of Wands, Ten Coins dan Ace Wands. Dari kartu ini ternyata yang muncul adalah keterangan bahwa suami merasa capek dan kurang disupport, hal ini lah yang membuatnya berselingkuh. Jadi selain menanyakan apakah dia akan menepati janji atau tidak, lebih penting untuk Anda mengetahui sebab utamanya. Dan hal ini terjawab dari kurang berkoneksinya Anda berdua. Apa yang menjadi ekspektasi masing-masing tidak terkomunikasikan dengan baik sehingga dia merasa lelah.

Didukung dengan kemampuan finansial yang cukup, maka suami merasa perempuan di luar lebih menghargai dirinya. Benar bahwa dia akan berusaha sebaik mungkin untuk tidak terjerumus lagi dalam perselingkuhan, namun Anda sebagai pasangan sah juga dituntut untuk tidak lelah untuk berusaha mengetahui cara menyenangkan dan mengetahui apa yang membuat suami merasa terdukung.
https://nonton08.com/y-tu-mama-tambien/

Tips Perkuat Ketahanan Keluarga di Masa Pandemi: Iman Kuat, Rajin Ibadah

Masalah ketahanan keluarga menjadi salah satu materi yang dibahas dalam sebuah acara diskusi oleh Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND) DKI Jakarta pekan lalu. Ketua Umum ALPPIND DKI Jakarta, Dr. Hj. Khasanah, M.Pd mengatakan di masa Pandemi COVID-19 seperti sekarang ini sangat penting untuk menguatkan ketahanan keluarga.

Pembina Yayasan Da'rul Qur'an Mulia, Dr. Aan Rohana yang menjadi salah satu pembicara mengatakan, ketahanan keluarga di masa pandemi COVID-19 sangatlah penting. Sebab keluarga adalah harta yang paling berharga dan menentukan masa depan. "(Keluarga) tempat melahirkan generasi unggul yang bertakwa dan menentukan peradaban dan kemajuan bangsa dan negara," kata Dr. Aan Rohana yang juga pendiri Alppind ini seperti keterangan tertulis yang diterima Tim Hikmah detikcom, Rabu 9 September 2020.

Dr. Aan Rohana pun menyebutkan beberapa hal yang bisa menjadi dasar strategi penguatan ketahanan keluarga di masa pandemi, yaitu: keimanan yang kokoh. Dengan beriman bahwa pandemi adalah takdir, maka seseorang akan rajin ibadah, memiliki hati tenang, banyak inspirasi melahirkan banyak kebaikan, bersabar dan berikhtiar maksimal untuk menjaga kesehatan.

Tak hanya dari segi psikologis keluarga, Dr. Aan Rohana juga menyebut pentingnya pola hidup sehat, bersikap qona'ah, banyak berdoa. Penting juga menjaga suasana kehangatan dalam keluarga, saling membahagiakan. "Dan yang tak kalah pentingnya adalah dengan kemampuan mengambil mengambil hikmah dari dampak Covid 19," kata dia.

Praktisi pendidikan dan Founder Sekolah Insan Mandiri, Dr. H. Karim Santoso, M.Si mengatakan, salah satu hikmah atau kebaikan yang didapatkan dari adanya pandemi Covid-19 ini yaitu kita dapat mendekatkan diri kepada keluarga serta meningkatkan keteguhan iman kepada Allah SWT. Misalnya, dia mengilustrasikan, sebelum ada pandemi sekolah menjadi indikator penting dalam perkembangan pendidikan dan sosial anak. Interaksi yang dibentuk melalui pertemuan yang intens dapat membentuk karakter anak.

Namun, di tengah Covid-19 setiap anak harus melakukan sistem pembelajaran jarak jauh, yakni belajar secara Online dari rumah masing-masing. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua untuk mampu menyesuaikan dengan kebutuhan anak.

Menurut Dr. H. Karim Santoso, di saat seperti ini orang tua harus menyediakan tempat atau ruang yang tenang serta kondusif. Orang tua sebaiknya mendapatkan SIM (Surat Izin Mengajar) dari anak-anak yang dapat didapat dengan membangun komunikasi efektif dengan anak secara intensif. Ada beberapa cara menyiapkan psikologis anak-anak di masa pembelajaran jarak jauh.

"Dekatkan diri pada Allah, bangun bank emosi pada anak dengan menabung kebaikan-kebaikan sejak kecil dan jangan lupa 'pause' atau jeda agar anak tak merasa tertekan saat belajar," kata Dr. H. Karim Santoso.

Dosen Universitas Islam Assyafiiyah Jakarta, Dr. Khasanah mengatakan Pandemi COVID-19 ini seakan telah memaksa kita untuk bisa berproses lebih cepat dengan menggunakan teknologi yang ada. Pusat pembelajaran terdapat pada anak bukan lagi pada guru. "Sehingga keaktifan anak menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua," kata dia.

Selama masa Pandemi COVID-19 yang mengharuskan anak belajar secara Online mengharuskan orang tua melakukan pendekatan lebih intensif kepada anak dalam memberikan pendidikan. Orang tua harus menjadi cerminan guru di mata anak. Iman yang kokoh, rajin ibadah, qanaah dan menjadi cermin guru di mata anak menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan keluarga di masa Pandemi COVID-19.
https://nonton08.com/pandas/