Kamis, 10 September 2020

Riwayat Perkembangan COVID-19 di DKI hingga Akhirnya PSBB Lagi

 DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sama seperti awal kemunculan wabah virus Corona COVID-19, pada tanggal 14 September. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan ini karena angka penularan yang semakin meningkat membuat fasilitas kesehatan kewalahan.
Lewat konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, Anies menyebut saat ini angka keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 sudah sampai di ambang batas. Data yang dihimpun hingga 6 September 2020, sebanyak 83 persen tempat tidur ICU di 67 rumah sakit (RS) rujukan Corona sudah penuh. Sementara itu tempat tidur ruangan isolasi pada tanggal yang sama sudah terisi sekitar 77 persen.

"Bila situasi ini berjalan terus, tidak ada pengereman, maka dari data yang kita miliki bisa dilihat proyeksi tanggal 17 September penuh sesudah itu tidak akan mampu menampung pasien COVID lagi," kata Anies, Rabu (9/9/2020).

Pemprov DKI Jakarta membeberkan data kasus aktif COVID-19 setiap akhir bulan sejak pandemi sebagai gambaran. Saat ini, per 9 September sendiri DKI Jakarta memiliki 11.245 kasus aktif.

Berikut detailnya:

29 Februari = 0 kasus
31 Maret = 608 kasus aktif
30 April = 3.345 kasus aktif
31 Mei = 4.650 kasus aktif
30 Juni = 4.123 kasus aktif
31 Juli = 7.157 kasus aktif
31 Agustus = 8.569 kasus aktif
9 September = 11.245 kasus aktif

Kasus aktif adalah jumlah kasus pasien yang masih menjalani isolasi atau perawatan. Angka kasus aktif ini penting karena berkaitan langsung dengan kemampuan fasilitas kesehatan di DKI Jakarta.

Anies Rekrut 1.174 Nakes, RSUD Pasming dan Cengkareng Jadi RS COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik 'rem darurat' dengan menerapkan kembali PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) secara ketat. DKI juga akan meningkatkan fasilitas penanganan COVID-19.
"Ke depan kita akan menjadikan rumah sakit umum daerah Pasar Minggu dan RSUD Cengkareng diubah menjadi rumah sakit khusus COVID," kata Anies dalam konferensi pers Rabu (9/9/2020).

Menurut Anies, kondisi layanan kesehatan di DKI saat ini jauh berbeda dibanding pada masa awal pandemi. Ketersediaan ruang ICU dan isolasi menurutnya terus ditingkatkan.

"Untuk melapisi kami baru saja merekrut 1.174 tenaga kesehatan profesional, terus kita akan tambah," lanjutnya.

Anies juga menyinggung lebih dari 100 dokter yang gugur di garis depan penanganan COVID-19. Ia berharap tidak ada lagi tenaga kesehatan yang menjadi korban.

"Satu dokter meninggal setara dengan ratusan ribu warga kehilangan pelayanan kesehatan," kata Anies.

4 Kesalahan Wanita Saat Bercinta yang Bisa Bikin Jengkel Pria

 Pada umumnya, wanita ingin membahagiakan pasangannya dengan memberikan kepuasan di ranjang. Akan tetapi seringkali mereka tak mengerti cara memuaskan pasangannya.
Tak sedikit pula yang justru malu-malu karena takut terkesan 'liar' saat melakukan hubungan seks. Akhirnya, tanpa disadari mereka justru membuat si pria kesal dan terjadilah salah paham.

Mengutip dari Webmd, berikut 4 kesalahan yang kerap dilakukan wanita saat bercinta:

1. Tak percaya diri
Menurut Helen Fisher, PhD, seorang penulis buku Why Him, pria jauh lebih tertarik kepada wanita yang menunjukkan kepercayaan diri, ketimbang mengkhawatirkan bentuk pinggang, pinggul, dan lemak di perut saat sedang bercinta.

"Akan sangat menakjubkan pria, bila wanita menunjukkan sisi enerjiknya, antusiasme, dan ketertarikan saat sedang melakukan hubungan intim," ujar Helen.

2. Marah ketika pria ingin coba sesuatu yang baru
Sebuah kewajaran jika pria ingin 'membumbui' kehidupan bercinta dengan mengeksplorasi hal-hal baru. Misalnya, dengan mencoba posisi seks ataupun meminta wanita mengenakan kostum seksi.

Seringkali wanita menganggap permintaan pasangannya itu cukup memalukan. Padahal pria hanya ingin mencoba memvariasikan kehidupan bercintanya saja.

3. Percaya pria selalu mau diajak berhubungan seks
Memang benar jika pria menyukai seks. Namun, bukan berarti mereka selalu siap untuk melakukannya. Seringkali tekanan kehidupan sehari-hari, seperti pekerjaan, tagihan, dan keluarga, membuat pria akhirnya enggan untuk bercinta.

Kadang wanita justru menanggapi hal ini dengan curiga dan berpikir bahwa pasangannya sudah tak sayang lagi.

4. Hanya diam saja
Seringkali wanita takut dicap 'agresif' sehingga membuat mereka akhirnya hanya diam saja saat berhubungan intim. Hal ini kerap membuat pria kesal dan berpikir bahwa si wanita memang sedang tidak mood bercinta atau malas bergerak. Padahal pria ingin adanya keseimbangan, yakni keduanya sama-sama aktif dalam melakukan hubungan intim.
https://indomovie28.net/my-generation-2/

Alfred Riedl Meninggal Dunia, Kenali Penyebab, Gejala, dan Ciri-ciri Kanker

Mantan pelatih timnas sepakbola Indonesia Alfred Riedl meninggal karena kanker. Dia diketahui sudah lama berjuang melawan penyakit kankernya.
Bahkan pada Maret 2007, Riedl pernah menerima ginjal dari pendonor. Pendonornya tersebut merupakan penggemarnya dari Vietnam.

Berikut penyebab, gejala, dan ciri-ciri kanker dilansir medicalnewstoday:
Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon. Hal ini mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal. Beberapa jenis kanker menyebabkan pertumbuhan sel yang cepat, sementara yang lain menyebabkan sel tumbuh dan membelah dengan lebih lambat.

Bentuk kanker tertentu menghasilkan pertumbuhan yang terlihat yang disebut tumor. Sementara yang lain, seperti leukemia tidak tumbuh seperti tumor.

1. Penyebab Kanker
Ada banyak penyebab kanker dan ada pula yang bisa dicegah.

Penyebab kanker, seperti dikutip medicalnewstoday, yakni merokok. Disebutkan, merokok meningkatkan risiko berbagai jenis kanker. Setiap tahun, lebih dari 40.000 orang di Amerika Serikat menerima diagnosis salah satu jenis kanker berikut:

-kandung kemih
-usus besar dan rektal
-endometrium
-ginjal
-leukemia
-hati
-melanoma
-limfoma non-Hodgkin
-pankreas
-tiroid

Selain merokok, faktor penyebab kanker antara lain:

-konsumsi alkohol berat
-kelebihan berat badan
-nutrisi buruk

Apakah faktor gen menyebabkan kanker?

Faktor genetik dapat berkontribusi pada perkembangan kanker. Gen juga mempengaruhi produksi protein sel, dan protein membawa banyak instruksi untuk pertumbuhan dan pembelahan sel. Beberapa gen mengubah protein yang biasanya memperbaiki sel yang rusak. Jika orang tua memiliki gen itu maka keturunannya dapat menyebabkan kanker. Namun beberapa perubahan genetik terjadi setelah lahir, dan faktor-faktor seperti merokok dan paparan sinar matahari dapat meningkatkan risiko tersebut.

2. Gejala dan Ciri-ciri Kanker
Dikutip dari Mayoclinic, gejala dan ciri-ciri kanker yang umum terjadi meliputi:

-Kelelahan
-Benjolan atau area penebalan yang bisa dirasakan di bawah kulit
-Perubahan berat badan, termasuk penurunan atau kenaikan yang tidak diinginkan
-Perubahan kulit, seperti kulit menguning, menggelap atau kemerahan, luka yang tidak kunjung sembuh, atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada
-Perubahan kebiasaan buang air besar atau kandung kemih
-Batuk terus-menerus atau kesulitan bernapas
-Kesulitan menelan
-Suara serak
-Gangguan pencernaan atau ketidaknyamanan yang terus-menerus setelah makan
-Nyeri otot atau sendi yang persisten
-Demam terus-menerus
-Pendarahan atau memar yang tidak bisa dijelaskan

3. Pengobatan
Pengobatan kanker seperti dilansir medicalnewstoday, disebutkan, dokter biasanya meresepkan obat berdasarkan jenis kanker, stadium saat diagnosis, dan kesehatan orang tersebut secara keseluruhan. Bisa juga dokter menyarankan pengidap kanker untuk melakukan kemoterapi. Namun kemoterapi dapat memberikan efek samping seperti rambut rontok. Kemoterapi bertujuan untuk membunuh sel kanker. Obat-obatan juga dapat membantu mengecilkan tumor, tetapi efek sampingnya dapat menjadi parah.
https://indomovie28.net/big-girlfriend-2/