Rabu, 09 September 2020

Sebelum Kabar Kehamilan, Gigi Hadid Kode Ingin Membangun Rumah Tangga

- Gigi Hadid dikabarkan hamil anak Zayn Malik. Kabar tersebut pertama kali terungkap oleh situs hiburan TMZ yang menyebut bahwa salah satu pihak keluarga yang membocorkan berita tersebut.

Dalam kabar tersebut diungkapkan bahwa supermodel 25 tahun itu saat ini usia kandungannya 20 minggu atau sekitar lima bulan. Tidak ada tanda-tanda kehamilan Gigi Hadid, bahkan di momen fashion week yang digelar awal tahun lalu, kakak dari Bella Hadid itu masih sibuk melakukan fashion show.

Seperti penampilannya di Paris Fashion Week untuk fashion show Miu Miu pada 3 Maret lalu. Seperti biasa, Gigi tampil mempesona, dan terlihat fit. Padahal, saat itu Gigi tengah hamil muda yang biasanya memiliki banyak keluhan.

Masih di bulan yang sama, Gigi Hadid sempat diwawancara oleh majalah i-D, namun tidak membicarakan tentang kehamilan atau hubungannya dengan Zayn Malik. Meski begitu, sang model sempat memberikan kode bahwa dia ingin membangun rumah tangga.

"Aku pikir seiring bertambahnya usia, mungkin suatu hari aku akan memulai berkeluarga dan aku tidak tahu apakah aku akan terus menjadi model," ucap Gigi Hadid.

"Aku suka dengan dunia kreatif fashion, itu sangat memuaskan. Orang-orang yang bekerja bersamaku sangat membuatku senang, aku beruntung berada di sekitar mereka. Tapi siapa yang tahu, mungkin aku akan memilih memasak sepanjang waktu," tambah Gigi.

Meski kabar kehamilan sudah santer terdengar, namun pihak Gigi dan Zayn belum mengonfirmasi berita tersebut. "Gigi merahasiakannya hanya untuk keluarga dan teman karena usia kandungannya masih muda," ujar sumber, seperti dikutip dari Entertainment Tonight.

Antisipasi COVID-19, Klinik Banobagi Konsultasi Lewat Video Call

Maraknya penyebaran COVID-19 terlihat semakin meluas. Tidak hanya di Indonesia, virus ini juga menyebar hingga ke negara lainnya, termasuk Korea Selatan. Dalam menekan angka penyebaran virus meningkat, Korea Selatan melakukan berbagai carasalah satunya dengan mengimbau kebersihan di segala tempat. Kebijakan ini juga berlaku untuk rumah sakit umum, termasuk rumah sakit operasi plastik.
Sebagai salah satu klinik operasi plastik di Korea Selatan, Banobagi menjaga kebersihan dengan melakukan double sterilisasi, desinfeksi alkohol, pengecekan suhu tubuh, hingga membagikan hand sanitizer kepada para pasien. Selain itu, dengan mengutamakan keamanan pasien guna mencegah penyebaran COVID-19, Banobagi juga menghadirkan layanan konsultasi online.

Di tengah pandemi COVID-19, adanya anjuran untuk aktifitas di rumah dan physical distancing membuat video call semakin marak dilakukan. Untuk mencegah virus COVID-19 semakin menyebar, Banobagi memberikan layanan konsultasi online via video call untuk para pasien. Terlihat bahwa di era teknologi saat ini jarak tidak membatasi layanan konsultasi karena dapat dilakukan melalui video call.

Klinik Banobagi menjadi pelopor konsultasi online langsung melalui video call yang tanggap akan keluhan pasien. Hambatan jarak tidak membatasi Banobagi untuk tetap melayani dan memberikan pelayanan terbaik melalui konsultasi video call demi kepuasan seluruh pasien. Banobagi menghadirkan layanan konsultasi video call agar para pasien bisa tetap melakukan konsultasi dari rumah.

Bagi Anda yang ingin melakukan konsultasi, Anda bisa hubungi Klinik Banobagi untuk mengetahui prosedur dan cara untuk melakukan konsultasi video call bersama tim Banobagi. Anda bisa menghubungi melalui email di indonesia@banobagi.com atau melalui WhatsApp +82-10-2273-6508 untuk detail lebih lanjut.
https://nonton08.com/shame/

6 Aturan Ketat Berbusana di Negeri Kim Jong Un

- Korea Utara, negara yang dipimpin Kim Jong Un, punya aturan ketat soal berbusana. Saat negara tetangganya, Korea Selatan, bebas mengenakan baju apa pun dari yang normal sampai eksentrik, warga Korea Utara tidak bisa memakai busana seenaknya.

"(Mengatur) fashion adalah cara yang paling mudah dan jelas untuk memperlihatkan afiliasi politik pemakainya. Bagaimana mengatur tubuh seseorang, apa yang ingin dia pakai, dan mengekspresikan diri di depan umum bukanlah kebebasan yang dimiliki para individu di Korea Utara," jelas Kim Suk Young, pakar budaya Kore Utara dari University of California, seperti dikutip dari Huffington Post.

Cara berbusana orang Korea Utara merupakan gambaran dari ketatnya kebijakan pimpinan terhadap preferensi pribadi. Bagaimana satu orang bisa mengatur kebebasan berekspresi dan menjadikan keseragaman sebagai keniscayaan.

Ini sejumlah aturan ketat berbusana di Korea Utara yang wajib diikuti warganya.

1. Dilarang Pakai Blue Jeans

Orang Korea Utara diperbolehkan pakai jeans namun harus yang berwarna gelap seperti hitam. Jeans biru dianggap sebagai cara berpakaian orang Barat dan gaya 'kebarat-baratan' dilarang di negeri Kim Jong Un ini.

Aturan bisa lebih longgar bagi turis asing yang berkunjung ke Korea Utara. Tapi mereka diharuskan mengganti celana berwarna gelap saat mendatangi monumental Kim Il Sung dan Kim Jong Il, dua mendiang pemimpin Korea Utara.

2. Celana Panjang Harus Longgar

Wanita Korea Utara dilarang memakai celana sampai pada Agustus 2009, aturan itu diubah. Kini para wanita diperbolehkan mengenakan celana panjang namun tidak boleh yang model skinny jeans, capri atau boot cut. Potongan celana harus longgar dan panjang.

Semua wanita pekerja diharuskan memakai rok dalam perjalanan mereka ke kantor tapi diizinkan menggantinya dengan celana saat berada di tempat kerja. Sejumlah polisi pun ditempatkan untuk menangkap siapa saja yang memakai celana tidak sesuai aturan khususnya wanita muda dan mahasiswi.

3. Dilarang Pakai Mantel Bulu

Mantel bulu atau puffy jacket dilarang digunakan di Korea Utara. Secara umum cara berpakaian yang seperti orang Barat atau Korea Selatan tidak diperbolehkan di negeri yang didirikan Kim Il Sung ini.

4. Tidak Boleh Pakai Baju yang Terlalu Dekoratif

Pakaian yang terlalu dekoratif atau banyak hiasan dilarang dikenakan orang Korea Utara. Baju harus yang berpotongan minimalis, tidak banyak motif, tidak terlalu ketat dan disetrika dengan rapi.

5. Baju Seksi Bisa Jadi Bencana

Mengenakan busana yang seksi atau terlalu memperlihatkan bentuk tubuh dan kulit bisa membuat si pemakainya berada dalam kesulitan. Panjang rok atau gaun harus di bawah lutut.

6. Topi Lebar Bikin Kamu Dicurigai

Pemakaian topi juga diatur. Memakai topi lebar atau sunhat akan membuat warga dicurigai sebagai mata-mata. Maka dari itu pemakaian topi bundar dan lebar dilarang di Korea Utara.

Pelanggar peraturan berbusana akan mendapatkan sanksi yang berbeda-beda tergantung tingkat. Mulai dari hanya ditegur, dimarahi, diberi arahan, hukuman berlari sampai kerja paksa.
https://nonton08.com/scary-movie-4-2/