Rabu, 09 September 2020

Remaja 17 Tahun Tanpa Masalah Kesehatan Meninggal karena Corona

Virus Corona memang bisa menyerang siapa saja. Sebelumnya muncul anggapan bahwa COVID-19 lebih berisiko pada orang-orang tua. Namun belakangan banyak anak muda yang juga tertular dan terpengaruh cukup parah. Baru-baru ini seorang remaja berusia 17 tahun di Amerika Serikat dilaporkan meninggal karena Corona.

Seorang siswa SMA perempuan bernama Jameela Dirrean-Emoni Barber meninggal di UGD pada Sabtu minggu lalu. Dilaporkan bahwa ia meninggal karena virus Corona tapi tidak punya masalah kesehatan apapun sebelumnya. Jameela pun merupakan kasus kematian pertama di kotanya karena COVID-19.

Remaja dan anak-anak jarang menjadi korban virus Corona. Tidak diketahui bagaimana Jameela terinfeksi COVID-19 dan berapa lama ia sakit. Namun remaja tersebut dibawa ke UGD akhir pekan lalu dan meninggal sebelum ia bisa dirawat.

"Dia meninggal pada Sabtu. Malam Jumat, dia menelepon mengatakan pada gurunya sedang tidak enak badan. Dia minta maaf kalau tugasnya terlambat. (Dia bilang) setelah merasa lebih baik, dia akan menyerahkan tugasnya. Dia adalah pelajar yang luar biasa. Dia adalah anak yang punya kelas," kata Kepala Sekolah Eleanor Webb dilansir Fox 32 Chicago.

"Aku menangis dengan para siswa. Aku bicara dengan siswa-siswa. Aku menyemangati mereka. Dia adalah seseorang yang spesial. Dia benar-benar spesial," tambahnya.

Kepergian Jameela pun dirindukan oleh guru dan teman-temannya. Apalagi Jameela adalah sosok pelajar yang semangat sekolah dan berkegiatan. "Dia adalah siswa yang manis. Kepribadiannya baik. Seorang pemimpin. Aku bisa bilang dia seseorang yang spesial dan dia akan melakukan sesuatu yang spesial dalam hidupnya," kata guru Dr. Elijah Granger.

Kepergian Jameela juga semakin meyakinkan komunitas pentingnya melakukan social distancing. "Kami mengajak kalian untuk mendukung bisnis lokal dan tetap mengambil langkah pencegahan seperti social distancing enam kaki, menggunakan penutup wajah, tidak menyentuh wajahmu, dan sering mencuci tangan," kata petugas kota.

Baru Dirilis, Novel Ini Sebut Pandemi Mirip COVID-19 Dimulai dari Indonesia

 Dunia sedang bergumul dengan salah satu bencana kesehatan terburuk dalam sejarah. Pandemi COVID-19 yang terjadi akibat virus Corona diketahui bermula di kota Wuhan, China. Namun, apa jadinya bila sebuah pandemi serupa terjadi, kali ini Indonesia menjadi asal virus pemicunya?

Setidaknya itu yang terbayang dalam imajinasi Lawrence Wright ketika menulis novel 'The End of October'. Buku ke-12 karya jurnalis sekaligus penulis pemenang Pulitzer Prize itu dirilis pada Selasa (28/4/2020).

Penulisan 'The End of October' sudah rampung pada pertengahan tahun lalu. Maka betapa kagetnya dia ketika cerita di novel tersebut seakan menjadi kenyataan. Sebuah virus baru muncul di benua Asia pada akhir 2019, lalu mewabah ke seluruh penjuru dunia dan menimbulkan kekacauan di tatanan sosial, ekonomi, bahkan politik sekalipun.

"Rasanya agak mengerikan, mengimajinasikan sesuatu yang buruk di masa depan, lalu terjadi lebih parah di kehidupan nyata," tulis Lawrence di kolom opini The New York Times, baru-baru ini.

Selain itu, ada sensasi deja vu tersendiri yang dirasakan pria 72 tahun tersebut. Pada 1998, Lawrence berkesempatan menulis skenario film 'The Siege' yang dibintangi Denzel Washington, Annette Bening dan Bruce Willis. Film tersebut berkisah tentang upaya teroris dari kaum Islam radikalis menyerang New York City. Tiga tahun kemudian, terjadilah tragedi '9/11'.

'The Siege' yang tadinya gagal di Box Office, lalu menjadi salah satu film yang paling banyak disewa di AS setelah serangan teroris terburuk dalam sejarah tersebut. "Sekarang, sembari membaca koran dan menonton berita, saya merasakan sensasi yang sama ketika melihat kembali adegan-adegan yang pernah saya tulis," tambah penulis buku 'The Looming Tower: Al-Qaeda and the Road to 9/11' itu.

Entah kebetulan atau tidak, tapi yang pasti Lawrence mempertegas bahwa dirinya bukanlah peramal. Apa yang tampak seperti ramalan merupakan buah dari penelitian yang kuat.
https://nonton08.com/carol/

Selasa, 08 September 2020

Peduli dengan Kesehatan Mental, Selena Gomez Rilis Kosmetik

Selena Gomez mengikuti jejak sesama selebriti yang merilis brand kosmetik. Rare Beauty, brand kosmetiknya itu mengangkat tema kesehatan mental yang selama ini menjadi perhatian Selena Gomez.
Dalam video bersama Vogue, Selena menjelaskan bagaimana makeup berpengaruh terhadap kepercayaan diri. Meski begitu, Selena mengingatkan agar tidak bergantung dengan riasan wajah.

"Aku sangat peduli dengan kesehatan mental, dan aku percaya ini adalah bagian dari self-esteem dan bagian dari kamu melihat dirimy. Kamu tidak perlu menggunakan makeup untuk melihat dirimu, tapi makeup juga bukanlah sebuah lelucon. Ini sebenarnya indah dan luar baisa yang bisa menyatukan orang," ucap Selena bicara soal kosmetik.

Selana mengungkapkan bahwa makeup adalah bagian dari dirinya. Dengan makeup, Selena Gomez mengaku bisa lebih mengekspresikan diri dan menguatkan karakternya.

"Makeup membuat karakter di set. Dengan musik, kamu bisa membuat cerita dengan makeup. Untuk fashion, ada banyak gaya makeup untuk mengekspresikan," ungkap penyanyi yang baru-baru ini merilis single bersama Blackpink itu.

Meski makeup menjadi bagian dari dirinya, namun skincare merupakan hal dasar yang wajib digunakan Selena. Tipe kulit wajah penyanyi 28 tahun itu adalah berjerawat sehingga perawatan kulit sangat penting.

"Aku dulu tidak peduli dengan perawatan kulit sampai beberapa tahun lalu saat aku sadar betapa pentingnya itu. Aku berjerawat dan biasanya timbul di area T," ucap Selena Gomez.

Viral Pernikahan Tanpa Pandang Fisik di Sumatera, Bikin Percaya Cinta Sejati

Memilih pasangan untuk menikah dan berjanji sehidup semati bukanlah hal yang mudah. Biasanya seseorang tidak hanya akan melihat dari karakter dan kepribadiannya saja, tetap juga penampilan luarnya. Namun tidak demikian dengan pria yang satu ini.
Sebuah unggahan di Facebook yang memperlihatkan pernikahan seorang lelaki dengan wanita yang memiliki kekurangan pada fisiknya belakangan menjadi viral. Postingan tersebut diunggah oleh akun Facebook milik sang perias calon pengantin wanita yang bernama NauliSaloon Mua Ambarita pada 1 September 2020.

"'THE POWER OF LOVE'
Makeup pemberkatan hari ini
Happy wedding buat mu eda,,.
Semoga kebahagiaan selalu menghampiri bahtera rumah tangga kalian,,.
Ku kerjakan semampu yg bisa ku kerjakan,,.
Sebuah kebanggaan buat ku pribadi bisa membuat mu cantik di hari bahagia mu,,.
Hair do nya pake wig,,jadi ga pake sanggul," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Postingan itu juga dilengkapi dengan beberapa foto dari sang mempelai wanita dan pasangannya yang melangsungkan pernikahan di kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Hingga saat ini, postingan itu telah viral dan dibagikan oleh lebih dari 1,1 ribu kali serta mendapatkan 2,2 ribu penyuka.

Dalam foto yang dibagikan oleh NauliSaloon Mua Ambarita itu terlihat bahwa sang mempelai wanita memiliki kekurangan pada penampilan wajahnya. Hal itu yang kemudian membuat para netizen merasa kagum akan kekuatan cinta keduanya.

"Salut, smoga menjadi keluarga yg bahagia..." komentar salah seorang netizen.

"Kecantikan rupa hanya lah hiasan sementara, bila wajah di mamah usia semua nya hanya tinggal kenangan semata, apa yg kekal hanya lah hati yg tulus beserta ketaqwaan pd TYME, Selamat Pengantin Baru Semoga Bahagia Selalu," tulis salah satu komentar.

"Kok aku terharu ya, zaman sekarang masih ada cinta tanpa mandang fisik
Semoga selalu bahagia dan saling melengkapi dalam kekurangan," komentar netizen lainnya.

Setelah dikonfirmasi oleh Wolipop, sang perias pengantin yang diketahui bernama Novita Ambarita mengaku bahwa dirinya cukup terkejut ketika mengetahui unggahannya itu menjadi viral. Dirinya juga baru mengetahui hal itu setelah salah seorang temannya menginfokan kepada dirinya bahwa unggahannya tersebut telah tersebar luas di internet.

"Aku sih jujur kaget bisa seviral itu,,. Awalnya aku seperti biasa, siap dandanin pengantin lalu posting di Facebook dan Instagram," jelas Novita ketika diwawancarai Wolipop via DM Instagram pada Senin (7/9/2020).

Novita mengatakan bahwa sang pengantin wanita yang diketahui bernama Sortalina Derita Situmorang itu kebetulan tinggal sekampung dengannya. Sortalina kemudian mempercayakan Novita untuk merias dirinya di hari bahagianya itu. Ketika ditanya seputar latar belakang mengapa wajah sang pengantin wanita terlihat seperti saat ini, berikut ini tanggapan Novita.

"Dengar cerita sih dulu waktu bayi kecelakaan, cuma kronologis kecelakaannya aku kurang tau. Ketika dia berumur kurang lebih 3 bulan gitu lah yang aku dengar," jelasnya.

Walaupun demikian, Novita mengaku bahwa dirinya tidak menggunakan teknik khusus untuk merias wajah Sortalina. Dia tetap menggunakan teknik yang sama seperti yang dilakukan untuk pengantin-pengantin lainnya.
https://indomovie28.net/foxtrot-six/