Di tengah rumitnya penyebaran virus corona, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan tips untuk menghindari agar tidak terjangkit virus tersebut. Salah satu caranya dengan menjaga daya tahan tubuh.
"Kuncinya tetap berdoa, makan makanan yang sehat, dan jaga imunitas tubuh. Namanya virus itu cari orang yang imunitas tubuhnya lemah," ujarnya saat ditemui di lapangan Kementerian Kesehatan, beberapa waktu lalu.
Untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat, tidak hanya dengan mengkonsumsi suplemen saja. Bisa juga ditingkatkan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dengan nutrisi yang seimbang. Dikutip dari berbagai sumber, apa saja sih yang bisa meningkatkan sistem imun atau daya tahan tubuh?
1. Protein
Protein adalah salah satu asupan yang penting dikonsumsi untuk memperkuat imunitas tubuh. Dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein, bisa membantu tubuh melawan infeksi dari virus termasuk corona dan memperbaiki sel-sel tubuh.
Asupan yang baik adalah protein tanpa lemak, bisa didapatkan dari telur (putih telur), ikan, dan daging putih (seperti daging ayam).
2. Vitamin C
Vitamin juga dibutuhkan untuk mendukung imunitas tubuh. Salah satu vitamin yang penting adalah vitamin C yang bermanfaat baik untuk imunitas dan daya tahan tubuh. Vitamin C bisa membantu tubuh untuk mengeluarkan sisa-sisa radikal bebas.
Sebagai sumber vitamin C, kamu bisa mendapatkannya dari berbagai buah-buahan seperti kiwi dan jeruk. Kedua buah tersebut adalah penghasil vitamin C yang terbaik.
3. Vitamin B12
Selain vitamin C, ternyata ada vitamin lain yang juga bisa memperkuat imunitas tubuh yaitu vitamin B12. Vitamin ini mempunyai peran penting untuk memperbaiki dan mempercepat pemulihan tubuh pasca sakit.
Vitamin B12 ini cukup dikonsumsi saat merasa tubuh kurang sehat. Rata-rata, vitamin ini bisa ditemukan dari sumber hewani, seperti susu dan telur.
4. Zinc
Dalam melawan infeksi akibat virus, salah satunya corona membutuhkan kualitas sel darah putih yang baik. Jika kualitas sel darah putih menurun, tubuh akan rentan terserang infeksi.
Agar bisa terus melawan infeksi virus, tubuh memerlukan asupan seng atau zinc. Sumber zinc yang bisa menjadi pilihan diantaranya daging ayam, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu, dan sereal.
3 Kesalahan di Pagi Hari yang Bikin Perut Susah Sixpacks
Metabolisme tubuh dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk usia, berat badan, dan genetik atau bawaan. Meski 3 faktor tersebut tidak bisa terhindari, ada beberapa faktor lain yang sama-sama berpengaruh dalam proses metabolisme tubuh di pagi hari.
Apalagi kamu yang sedang dalam program diet, 3 hal seperti berikut perlu kamu hindari, dikutip dari Health:
1. Telat makan
Makan terlambat atau melewatkan sarapan akan mengganggu metabolisme tubuh. Ketika tubuh belum mendapat asupan makanan di pagi hari, otak mengirimkan pesan ke seluruh tubuh untuk menghemat energi, seperti memberi isyarat untuk menahan lemak yang disimpan, padahal ingin disingkirkan. Maka dari itu, disarankan untuk makan satu jam setelah bangun tidur, hal ini disebut dapat memicu proses metabolisme yaitu 'termogenesis' yang mengubah makanan menjadi energi.
2. Tidak berolahraga
Penelitian menunjukkan olahraga pagi dapat membakar kalori lebih banyak dibandingkan dengan waktu lain. Jika kamu ingin maksimal dalam membakar kalori di pagi hari, sebaiknya lakukan kardio dengan intensitas tinggi, karena terbukti bisa membakar kalori hingga 200 kalori.
3. Tidak mengonsumsi makanan yang kaya zat besi
Makanan yang mengandung zat besi diperlukan untuk membawa oksigen yang dibutuhkan otot untuk membakar lemak, demikian menurut Tammy Lakatos, RD, pakar diet dari Georgia State University.
Apalagi, perempuan akan kehilangan zat besi setiap bulan ketika menstruasi. Nah, kalau kamu tidak memasok kembali simpanan zat besi dalam tubuh, kamu akan berisiko kehilangan energi dan memperlambat metabolisme. Tambahkan zat besi untuk menu sarapanmu, seperti daging sapi tanpa lemak, bayam, atau kacang-kacangan.
https://nonton08.com/tamaran-hill/