Sabtu, 05 September 2020

Klarifikasi Virgil Abloh Soal Donasinya untuk Demonstran yang Tuai Kritikan

Setelah minta maaf, Virgil Abloh kembali angkat bicara soal sumbangannya untuk membebaskan para demonstran yang memprotes kematian warga kulit hitam George Floyd. Desainer dan pendiri label Off-White sempat dikritik di media sosial lantaran hanya menyumbang US$ 50 atau sekitar Rp 700 ribu.

Virgil yang juga menjabat sebagai desainer koleksi pria Louis Vuitton itu menyampaikan tanggapan terbarunya itu di Instagram, Senin (1/6/2020). Pertama-tama, ia bicara soal komentarnya terkait toko rekannya sesama desainer streetwear yang dijarah saat aksi unjuk rasa terjadi.

"Saya minta maaf karena keprihatinan saya itu terasa melenceng dari semangat yang kita perjuangkan saat ini untuk memprotes ketidakadilan dan mengekspresikan amarah kita," ungkap pria keturunan Afrika-Amerika asal Chicago itu.

Ia lalu mengklarifikasi tentang sumbangannya yang menuai hujatan tersebut. Menurut pengakuannya, sumbangan sebesar US$ 50 tersebut memang sesuai dengan jumlah yang diminta program donasi itu. "Saya minta maaf bila terlihatnya sumbangan saya hanya US$ 50 untuk isu penting ini," tambah dia.

Virgil lalu menyatakan dirinya telah menyumbang dalam jumlah besar. Tak tanggung-tanggung, ia merogoh kocek hingga US$ 20.500 untuk uang jaminan demonstran dan keperluan lainnya terkait aksi protes tersebut.

Virgil yang juga seorang DJ itu sempat menjadi bulan-bulanan di media sosial setelah mengunggah tangkapan layar donasinya kepada Fempower, perkumpulan seniman kulit berwarna Miami, yang membantu urusan uang jaminan untuk mengeluarkan para pengunjuk rasa yang ditahan polisi. Pada unggahan di Instagram Stories pribadinya tersebut, tertulis bahwa ia telah menyumbang US$ 50 atau sekitar Rp 700 ribu.

"Komunitas Miami, saya sangat terinspirasi. Bagi mereka yang turun ke jalan dan membutuhkan uang jaminan karena unjuk rasa George Floyd," tulis Virgil untuk menambahkan keterangan di unggahan tersebut.

Niat baik Virgil itu lantas tak luput dari respons negatif di media sosial. Sumbangan tersebut dianggap tak sepadan dengan latar belakang Virgil sebagai seorang desainer dari rumah mode ternama serta karyanya yang mahal.

"Virgil Abloh menyumbang US$ 50 tapi dia menjual tote-bag seharga US$ 480 dan jaket US$ 590 di situs Off-White," kicau seorang pengguna Twitter. "Satu kaus kaki (bukan sepasang), harganya lebih dari donasi yang dia berikan," sindirnetizen lainnya.

Sebelum itu, Virgil sebenarnya sudah menuai kritik setelah berkomentar soal penjarahan yang terjadi di tengah aksi demonstrasi besar-besaran tersebut. Ia mengutuk orang-orang yang menjarah butik milik rekannya, Sean Wotherspoon.

"Virgil lebih kecewa terhadap orang-orang yang menjarah butik punya orang kulit putih ketimbang polisi yang brutal," ungkap netizen di Twitter seperti dikutip Guardian. Ada pula yang mengatakan, "Virgil tidak peduli dengan kebudayaan yang dieksploitasinya sendiri."

Menanggapi reaksi yang ramai di dunia maya, Virgil akhirnya mengeluarkan permohonan maaf. "Saya minta maaf karena komentar saya yang lalu terlihat tidak menunjukkan solidaritas dengan gerakan yang melawan kekerasan polisi, rasisme dan ketidakadilan," terang Virgil.
https://nonton08.com/quarries/

Terungkap Sosok Manajer yang Tipu Lisa Blackpink Rp 11,8 Miliar

Lisa Blackpink jadi korban penipuan oleh manajernya sendiri. Dilaporkan bahwa orang yang dulu memanajeri Lisa telah memakai uang idol KPop itu sebanyak 1 miliar won atau sekitar Rp 11,8 miliaran. Hal ini tentu mengejutkan mengingat besarnya jumlah dan kabar bahwa uang tersebut dipakai untuk judi. Seorang teman pun mengungkap sosok pria itu dan hubungannya dengan Lisa.

Kabar Lisa Blackpink yang ditipu manajer sebanyak Rp 11,8 miliar masih jadi perhatian penggemar. Seorang sumber pun membeberkan detail mengenai Manajer J yang dikatakan sempat jadi orang kepercayaan para personel Blackpink. Sebelum menggunakan uang pada Lisa, ia bahkan sering dipuji karena bersikap baik.

Dikenal Baik

"Manajer J adalah manajer Blackpink bahkan sebelum mereka debut. Dia bertugas untuk menjaga mereka setelah mereka debut juga. Dia dengan hati-hati menjaga mereka ketika mereka sering tur ke luar negeri,"

"Dia dipuji sebagai orang yang sangat baik dan tulus. Dia dulu sangat baik, karena itu (sekarang) orang-orang menyebutnya naif. Para member Blackpink sangat mengandalkannya dan percaya padanya. Dia dulu orang yang paling mereka percaya setelah Teddy (produser The Black Label yang membawahi Blackpink)," kata sumber yang mengaku teman Lisa dalam wawancara eksklusif dengan Sports Chosun.

Orang Kepercayaan Blackpink

Sumber mengungkap bahwa Lisa dan member Blackpink lain terluka karena tindakan manajer J. "Bukan hanya Lisa tapi semua member Blackpink mengandalkan manajer J. Dia satu-satunya orang yang mereka percaya ketika mereka sering ke luar negeri. Sebagaimana mereka percaya pada dia, mereka merasa sangat dikhianati dan hati mereka terluka," tambah sumber.

Mulai Berubah Sejak Berjudi

Dulu dikenal baik belakangan sikap Manajer J mulai berubah. Mantan manajer Lisa Blackpink itu mulai berjudi ilegal dan berutang. Dikatakan jika pria tersebut memanfaatkan keadaan Lisa yang bukan orang Korea dan tidak punya keluarga di sana. Karena itu, dengan dalih akan mencari apartemen sebagai investasi, manajer itu dilaporkan malah menggunakan uang Lisa untuk judi dan bayar utang.

"Manajer J mulai berubah. Awalnya, ada beberapa masalah dengan dia. Dia sering mengunjungi tempat hiburan dewasa dan menghabiskan banyak uang, jadi mulai berutang. Aku dengar dia ikut taruhan online ilegal. Awalnya, dia seperti dapat banyak uang tapi sekali dia kalah dia jadi semakin terobsesi dengan judi,"

Memanfaatkan Lisa yang Bukan Orang Korea

"Ketika utangnya semakin banyak, dia tidak bisa membayarnya lagi, jadi sepertinya dia mulai memakai uang Lisa. Member-member lain punya orangtua di Korea jadi sepertinya Lisa jadi target karena datang dari Thailand. Jumlah kerugiannya diperkirakan sampai lebih dari 1 miliar won," ungkap teman Lisa yang tak menyebut identitasnya itu.

Sudah Bayar Sebagian Uang

Masalah ini pun mulai diketahui oleh YG Entertainment, agensi tempat Lisa Blackpink bernaung. Mantan manajer Blackpink itu pun kemudian dipecat setelah sempat mengembalikan sebagian uang Lisa. Hingga kini, uang Lisa Blackpink yang diberikan pada mantan manajernya belum sepenuhnya kembali. Tapi wanita 23 tahun itu memilih untuk menyelesaikannya secara damai.

"Setelah hal ini diketahui, sebuah investigasi internal dan tindakan pendisiplinan dilakukan oleh YG Entertainment dan dia akhirnya harus berhenti bekerja untuk Blackpink. Setelah ditinggal perusahaan, dia dipecat setelah membayar sebagian uang yang digunakan," lanjutnya.
https://nonton08.com/harry-potter-and-the-deathly-hallows-part-2/