Jumat, 04 September 2020

Satgas Apresiasi Penerapan Jam Malam Depok dan Bogor, Jakarta Menyusul?

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan Bogor mulai memberlakukan jam malam demi mengendalikan wabah virus Corona. Aktivitas warga selain pekerja dibatasi hingga pukul 20.00 WIB, sementara operasional mal, toko-toko, dan restoran menjadi pukul 18.00 WIB.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID018, Wiku Adisasmito, mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemkot Depok. Kebijakan serupa bisa saja diterapkan oleh pemerintah daerah sekitar untuk semakin memaksimalkan upaya pengendalian wabah.

"Kami mengapresiasi pemerintah Depok dan Bogor yang dengan cepat mengambil langkah dengan menerapkan jam malam untuk wilayah-wilayahnya karena penularan yang tinggi. Hal-hal seperti inilah yang memang harus dilakukan pemerintah daerah sebagai satgas di tingkat kabupaten kota maupun provinsi," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden, Kamis (3/9/2020).

"Silahkan pemerintah daerah dapat betul-betul mencari solusi untuk menekan kasus di masing-masing daerah," lanjutnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri tampak belum ada rencana menerapkan jam malam. Namun, Satpol PP DKI Jakarta sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Jawa Barat terkait kemungkinan adanya perpindahan kerumunan orang karena aturan jam malam.

"Kita akan melakukan kegiatan bersama di daerah perbatasan. Sudah ada pembicaraan dengan Provinsi Jabar. Kita akan langsungkan kepatuhan protokol kesehatan antara Jakarta Selatan dengan Depok, sekitar perbatasan yang ada jalan mengarah Depok dan masuk Jakarta," kata Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin kepada wartawan, Rabu (2/9/2020).

Jakpus Tertinggi, Ini Sebaran 1.231 Kasus Kematian Corona di DKI

 Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan data total kasus kematian Corona di DKI Jakarta. Disebutkan, Jakarta Pusat menjadi yang tertinggi.
"Per 2 September jumlah kasus kumulatif di DKI adalah 42.041 dengan kasus aktifnya 21,57 persen atau sebesar 9.069 kasus aktif," Prof Wiku dalam siaran pers di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/9/2020).

"Sembuh 75,5 persen atau 31.741 kasus sembuh dengan kematian 2,92 persen atau 1.231 kasus meninggal," tambahnya.

Pada Rabu (3/9/2020), penambahan kasus Corona kembali dilaporkan di DKI Jakarta, yakni 1.359 Kasus, sehingga totalnya menjadi 43.400 kasus.

Berikut daftar sebaran total kasus kematian Corona di DKI Jakarta per 2 September.

1. Jakarta Pusat: 314 orang
2. Jakarta Timur: 236 orang
3. Jakarta Barat: 233 orang
4. Jakarta Selatan: 215 orang
5. Jakarta Utara: 167 orang

Adapun daftar sebaran total kasus sembuh Corona di DKI Jakarta per 2 September, sebagai berikut.

1. Jakarta Pusat: 7.574 orang
2. Jakarta Timur: 5.265 orang
3. Jakarta Barat: 5.144 orang
4. Jakarta Selatan: 5.061 orang
5. Jakarta Utara: 4.806 orang

4 Provinsi Sumbang 56 Persen Kasus COVID-19 Indonesia, Ini Rinciannya

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan ada empat provinsi yang berkontribusi besar dalam jumlah kasus kumulatif COVID-19 di Indonesia. Angka ini didapatkan dari empat provinsi yang berada di Pulau Jawa.
"Kami ingin menyoroti 4 provinsi yang berkontribusi terhadap 56 persen dari kasus kumulatif COVID-19 nasional yang ternyata ada di Pulau Jawa, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," jelas Prof Wiku dalam siaran pers di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/9/2020).

Berikut 4 provinsi yang berkontribusi pada jumlah kasus kumulatif COVID-19 di Indonesia.

1. DKI Jakarta
- Kasus positif : 42.041 kasus
- Kasus aktif : 9.069 kasus (21,57 persen)
- Kasus sembuh : 31.741 kasus (75,50 persen)
- Kasus meninggal : 1.231 kasus (2,92 persen)

2. Jawa Barat
- Kasus positif : 11.481 kasus
- Kasus aktif : 4.866 kasus (42,38 persen)
- Kasus sembuh : 6.339 kasus (55,21 persen)
- Kasus meninggal : 276 kasus (2,40 persen)

3. Jawa Tengah
- Kasus positif : 14.428 kasus
- Kasus aktif : 4.091 kasus (28,35 persen)
- Kasus sembuh : 9.294 kasus (64,41 persen)
- Kasus meninggal : 1.231 kasus (7,22 persen)

4. Jawa Timur
- Kasus positif : 34.278 kasus
- Kasus aktif : 5.076 kasus (14,80 persen)
- Kasus sembuh : 26.777 kasus (78,11 persen)
- Kasus meninggal : 2.425 kasus (7,07 persen)
https://kamumovie28.com/sherlock-the-abominable-bride/

Kamis, 03 September 2020

Viral Video Wanita Nyanyi di TikTok Saat Ibunya Jatuh dari Atap

Video seorang TikToker jadi viral karena kejadian tidak terduga. Saat sedang merekam diri menyanyikan sebuah lagu, wanita bernama Liz San Millan itu dikagetkan oleh ibunya yang tiba-tiba muncul. Bukan masuk dari pintu kamar atau lewat di belakang, ibu Liz datang dari atap kamar.
Liz baru-baru ini mengunggah sebuah video berdurasi 10 detik yang jadi viral. Saat sedang khusyuk memamerkan kemampuannya menyanyikan lagu 'Kindergarten Boyfriend', wanita tersebut dikagetkan dengan sebuah suara aneh. Ketika melihat ke belakang, Liz mendapati sebuah kaki menggantung dari atap kamarnya.

Sambil berkata 'Oh My God' Liz yang kaget lalu mengambil handphone-nya dan video itu berakhir. Dalam caption video Liz pun menulis 'rekaman langsung dari ibuku yang mengatakan 'break a leg' (semoga sukses)'. Video singkat itu pun sudah disukai lebih dari 1,6 juta kali dan dikomentari sebanyak 39 ribu kali.

Dilansir Buzzfeed, Liz adalah mahasiswa sekolah teater musikal yang berlatih menyanyi sambil merekamnya. Ketika sedang melatih upper register, ibu Liz jatuh dari atap karena mencari koper di loteng. Ibu Liz dikatakan terjungkal dan jatuh hingga mematahkan bagian yang tidak seharusnya dilewati dan itu adalah atap kamar Liz. Wanita itu pun memastikan jika ibunya baik-baik saja.

"Dia awalnya terkejut karena dia tidak bersuara atau bergerak tapi dia benar-benar baik-baik saja. Bahkan tidak tergores sekalipun," ujarnya.

Sepertinya awalnya Liz tidak bermaksud untuk mengunggah video tapi saat ibunya jatuh dari atap, hal tersebut tampak lucu hingga ia mengunggahnya ke TikTok. Ia pun mengaku menikmati respons dari para netizen mengenai ibunya yang tiba-tiba jatuh. "Ibuku benar-benar suka membaca komentar dan menonton duet," kata Liz.

Meraih Sukses Dunia Akhirat dengan Doa, Ikhtiar dan Tawakal

Muhammad Syafie el-Bantanie dalam 'Agar Doa Selalu Dikabulkan Allah' menyebutkan bahwa doa adalah senjata yang ampuh untuk berjuang meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Selain doa, ikhtiar dan tawakal juga jadi paduan yang berkaitan satu dengan yang lainnya.
Sehingga kolaborasi antara doa, ikhtiar dan tawakal juga harus dilakukan secara bersamaan. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

"Setiap pekerjaan yang baik, jika tidak dimulai dengan 'bismillah' (menyebut nama Allah SWT), maka (pekerjaan tersebut) akan terputus (dari keberkahan Allah SWT)." (HR. Abdul Qadir ar-Rahawi).

Selain membaca bismillah, berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi kunci kesuksesan dunia akhirat:
1. Doa
Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa yang dipanjatkan umat manusia. Sebagaimana disebutkan dalam Al Quran, surat Al Mukmin ayat 60, Allah SWT berfirman:


وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ


Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina." (QS. Al-Mukmin: 60).

Nu'man bin Basyir meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Doa adalah ibadah" (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).

Sesorang yang tidak mau berdoa kepada Allah SWT, secara tidak langsung berarti enggan beribadah (menyembah) kepada Allah. Orang semacam ini akan diancam untuk dimasukkan ke dalam neraka.
https://kamumovie28.com/london-town/