Memasuki usia 40 tahun memang kinerja tubuh sudah mulai berkurang. Namun, hal tersebut seharusnya tidak membuat kita mengurangi aktivitas, karena menjaga kebugaran masih sangat dibutuhkan di usia produktif tersebut.
Berbagai cara juga bisa dilakukan agar tubuh tetap bugar ketika memasuki umur 40 tahun. Mulai dari menjaga pola makan, pola tidur, berolahraga secara rutin dan juga memeriksa kadar gula darah yang ada di dalam tubuh. Hal ini dinilai sangat penting untuk menjaga badan tetap fit dan bugar dalam menjalani segala aktivitas.
Mengapa hal tersebut sangat diperlukan? Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur mengatakan seiring dengan bertambahnya usia berbagai organ mengalami penuaan, salah satunya adalah tulang belakang.
"Yang paling sering ditemukan adalah bantalan sendi tulang belakang yang semakin kehilangan cairan, sehingga menjadikan fungsinya sebagai peredam kejut berkurang. Hal ini juga meningkatkan cedera tulang belakang yang umumnya sering terasa di lutut, siku, ruas jari, pinggul, leher hingga bahu," ujar dr Muliaman kepada detikHealth baru-baru ini.
Lebih lanjut, dr Muliaman mengatakan hal tersebut dikarenakan mulai dari usia 40 tahun diri kita akan kehilangan sekitar 1 persen dari massa otot per tahunnya, maka dari itu hal yang dapat dilakukan adalah meningkatkan massa otot dengan aktivitas fisik.
"Seiring bertambahnya usia, Anda juga menjadi kurang fleksibel. Anda bisa menambahkan yoga ataupun pilates ke dalam latihan harian Anda, yang akan membantu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan pusat tubuh, keseimbangan, dan rentang gerak," imbuhnya.
Untuk itu, lanjut dr Muliaman, agar dapat meminimalisir proses degeneratif khususnya untuk sendi dan tulang kita harus memenuhi kebutuhan kalsium untuk memperkuat tulang sejak dini agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada tulang dan sendi.
"Selain itu, menjaga postur tubuh agar tulang selalu dalam kondisi yang tepat, konsumsi makanan yang mengandung vitamin D untuk penyerapan kalsium, juga tinggi protein untuk membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta menambah massa otot," tambah dr Muliaman.
Dari penjelasan tersebut, Anda dapat memenuhi kebutuhan untuk meminimalisir proses degeneratif dengan mengonsumsi Susu Entrasol. Entrasol tersedia 3 macam yakni Entrasol Aktif untuk di bawah 40 tahun, Entrasol Gold untuk usia 40-60 tahun dan bagi yang sudah lebih 60 tahun dapat mengonsumsi Entrasol Senior.
Indonesia Bakal Bikin Vaksin Virus Corona COVID-19
Wabah virus corona COVID-19 yang muncul di akhir Desember 2019, kini telah menyebar ke beberapa negara. Hingga saat ini belum ada vaksin untuk COVID-19, namun beberapa peneliti telah berusaha mengembangkannya. Bahkan di Indonesia, Lembaga Eijkman pun berencana mengembangkan vaksin untuk virus ini bekerja sama dengan instansi lain.
Prof David H Muljono, dr, SpPD, FINASIM, PhD, peneliti senior Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, menjelaskan pengembangan vaksin untuk virus corona atau COVID-19 yang baru direncanakan. Menurutnya, rencana ini masih menjadi bahasan awal.
"Rencana pengembangan vaksin telah dilakukan pembahasan awal dengan PT Biofarma untuk mengembangkan vaksin COVID-19," katanya saat memaparkan materi di Auditorium Sitoplasma, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan uji coba pengembangan vaksin di Indonesia nantinya merupakan pengembangan obat herbal asli Indonesia. Pengembangan obat tersebut nantinya dipercaya bisa meningkatkan imunitas tubuh.
"Uji coba pengembangan obat herbal asli indonesia terkait peningkatan imunitas tubuh seperti curcumin dan lain-lain yang bisa pencegahan virus termasuk coronavirus," katanya.
"Jika belum tersedia isolat virus 2019-nCoV (COVID-19) melalui kemampuan bioinformatika yang telah dikuasai akan dilakukan kajian in-silicon (menggunakan komputer) untuk mengidentifikasi bagian-bagian antigenik dari virus 2019-nCoV," paparnya.
Menurutnya, dengan bekerja sama dengan instansi sepeti rumah sakit pendidikan, pengembangan vaksin bisa terlaksana.
"Bisa mengembangkan vaksin kerja sama dengan biofarma dan uji coba di rumah sakit-rumah sakit pendidikan dan penelitian seperti di UNAIR yang memiliki BSL3 (Biosecurity Level 3) dan RS pendidikan lain yang berjumlah 24," tambahnya.
https://cinemamovie28.com/batman-the-killing-joke/