Influencer asal Jerman Jill Hardener mengungkapkan penyesalannya membuat tato lambang Nazi. Tato dengan desain burung elang kekaisaran tersebut tidak sengaja dibuatnya saat remaja. Jill pun jadi wanita kontroversial.
Burung elang kekaisaran menjadi ikonografi Nazi. Jill yang saat itu membuat tato masih berusia 17 tahun tidak mengerti apa-apa tentang sejarah kelam gambar tersebut. Secara tidak sengaja ia memilih desain tersebut yang dibuat di selangkangannya.
"Aku hanya suka motifnya tanpa tahu artinya," ucap wanita 31 tahun itu, seperti dikutip dari Daily Star.
Ketika dia mulai aktif di Instagram pada 2015, masalah baru datang. Jill yang kerap memamerkan tato-tato miliknya, mendapatkan kritikan, bahkan kecaman dari netizen. Ia bahkan mendapatkan ancaman kematian.
"Foto-fotoku dicuri, dan diedit kemudian diunggah di website ekstrim sayap kanan dan sayap kiri," ujarnya.
Tak sampai di situ, Jill yang mengejar karier sebagai model mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan. Citra dirinya jadi buruk karena tato berlogo Nazi tersebut.
"Banyak majalah yang tidak mau bekerja denganku, aku juga tidak diundang ke acara-acara," sesalnya.
Setelah banyak masalah yang terjadi karena tatonya, Jill Hardener memutuskan untuk menghilangkan tatonya. Setelah lima kali gagal menghilangkan tato lewat laser, Jill kini memilih untuk melakukan operasi menghilangkan tato di selangkangannya.
"Aku bukan dan tidak akan pernah jadi Nazi," tegasnya.
Sinopsis Valerian and the City of a Thousand Planets, Hadir Perdana Malam Ini
Valerian and the City of a Thousand Planets menjadi sajian spesial di Bioskop Trans TV 4 Juli. Film bergenre action sci-fi keluaran 2017 ini tayang perdana di layar kaca Indonesia pada pukul 21.00 WIB.
Valerian and the City of a Thousand Planets merupakan film garapan sutradara Prancis Luc Besson. Sebelumnya, ia pernah menyutradarai film The Fifth Element (1997) dan Lucy (2014). Pada 1998, ia pernah masuk nominasi BAFTA Film Award berkat film Nil by Mouth yang diproduserinya,
Berdurasi 136 menit, film ini diadaptasi dari komik berbahasa Prancis yang berjudul Valérian and Laureline. Komik tersebut adalah karangan Pierre Christin dan ditulis oleh Jean-Claude Mezieres.
Valerian and the City of a Thousand Planets menampilkan model Cara Delevingne sebagai bintang utamanya. Ia dipasangkan dengan aktor Dane DeHaan. Ini menjadi film keduanya yang diangkat dari komik setelah Suicide Squad (2016).
Selain Cara Delevingne dan Dane DeHaan, hadir pula wajah-wajah yang sudah tak asing lagi di Hollywood. Sebut saja Clive Owen dan Ethen Hawk. Bahkan penyanyi Rihanna juga muncul di film ini.
Di film yang berlatar abad ke-28 ini, Cara Delevingne berperan sebagai polisi bernama Laureline. Dalam menjalankan tugasnya, ia bermitra dengan Valerian yang diperankan oleh Dana.
Pada era tersebut, para penduduk bumi sudah pindah ke sebuah tempat di luar angkasa yang diberi nama Alpha. Lokasi ini menjadi rumah bagi jutaan spesies dari ribuan planet.
Namun, ada sebuah hal yang tak terpecahkan di pusat Alpha. Sebuah kekuatan gelap mengancam kedamaian dan keberadaan kota seribu planet ini. Oleh karena itu, Valerian dan Laureline ditugaskan untuk menyelidiki misteri tersebut.
Dalam proses produksinya, Valerian and the City of a Thousand Planets memakan biaya hingga US$ 180 juta. Seperti dilansir dari IMDb, angka tersebut membuat proyek ini sebagai film termahal yang pernah dibuat di Prancis.
Di Box Office dunia, film ini berhasil meraup keuntungan hingga US$ 225 juta. Dari segi rating, Valerian and the City of a Thousand Planets mendapat skor 6.5 bintang dari IMDb.
Jangan lewatkan Valerian and the City of a Thousand Planets yang tayang perdana di Bioskop Trans TV malam ini, Sabtu (4/7/2020), pukul 21.00 WIB.
https://nonton08.com/zero-no-tsukaima-s1-episode-3/