Sabtu, 04 Juli 2020

Penyesalan Wanita yang Punya Tato Nazi di Selangkangannya

Influencer asal Jerman Jill Hardener mengungkapkan penyesalannya membuat tato lambang Nazi. Tato dengan desain burung elang kekaisaran tersebut tidak sengaja dibuatnya saat remaja. Jill pun jadi wanita kontroversial.

Burung elang kekaisaran menjadi ikonografi Nazi. Jill yang saat itu membuat tato masih berusia 17 tahun tidak mengerti apa-apa tentang sejarah kelam gambar tersebut. Secara tidak sengaja ia memilih desain tersebut yang dibuat di selangkangannya.

"Aku hanya suka motifnya tanpa tahu artinya," ucap wanita 31 tahun itu, seperti dikutip dari Daily Star.

Ketika dia mulai aktif di Instagram pada 2015, masalah baru datang. Jill yang kerap memamerkan tato-tato miliknya, mendapatkan kritikan, bahkan kecaman dari netizen. Ia bahkan mendapatkan ancaman kematian.

"Foto-fotoku dicuri, dan diedit kemudian diunggah di website ekstrim sayap kanan dan sayap kiri," ujarnya.

Tak sampai di situ, Jill yang mengejar karier sebagai model mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan. Citra dirinya jadi buruk karena tato berlogo Nazi tersebut.

"Banyak majalah yang tidak mau bekerja denganku, aku juga tidak diundang ke acara-acara," sesalnya.

Setelah banyak masalah yang terjadi karena tatonya, Jill Hardener memutuskan untuk menghilangkan tatonya. Setelah lima kali gagal menghilangkan tato lewat laser, Jill kini memilih untuk melakukan operasi menghilangkan tato di selangkangannya.

"Aku bukan dan tidak akan pernah jadi Nazi," tegasnya.

Sinopsis Valerian and the City of a Thousand Planets, Hadir Perdana Malam Ini

 Valerian and the City of a Thousand Planets menjadi sajian spesial di Bioskop Trans TV 4 Juli. Film bergenre action sci-fi keluaran 2017 ini tayang perdana di layar kaca Indonesia pada pukul 21.00 WIB.

Valerian and the City of a Thousand Planets merupakan film garapan sutradara Prancis Luc Besson. Sebelumnya, ia pernah menyutradarai film The Fifth Element (1997) dan Lucy (2014). Pada 1998, ia pernah masuk nominasi BAFTA Film Award berkat film Nil by Mouth yang diproduserinya,

Berdurasi 136 menit, film ini diadaptasi dari komik berbahasa Prancis yang berjudul Valérian and Laureline. Komik tersebut adalah karangan Pierre Christin dan ditulis oleh Jean-Claude Mezieres.

Valerian and the City of a Thousand Planets menampilkan model Cara Delevingne sebagai bintang utamanya. Ia dipasangkan dengan aktor Dane DeHaan. Ini menjadi film keduanya yang diangkat dari komik setelah Suicide Squad (2016).

Selain Cara Delevingne dan Dane DeHaan, hadir pula wajah-wajah yang sudah tak asing lagi di Hollywood. Sebut saja Clive Owen dan Ethen Hawk. Bahkan penyanyi Rihanna juga muncul di film ini.

Di film yang berlatar abad ke-28 ini, Cara Delevingne berperan sebagai polisi bernama Laureline. Dalam menjalankan tugasnya, ia bermitra dengan Valerian yang diperankan oleh Dana.

Pada era tersebut, para penduduk bumi sudah pindah ke sebuah tempat di luar angkasa yang diberi nama Alpha. Lokasi ini menjadi rumah bagi jutaan spesies dari ribuan planet.

Namun, ada sebuah hal yang tak terpecahkan di pusat Alpha. Sebuah kekuatan gelap mengancam kedamaian dan keberadaan kota seribu planet ini. Oleh karena itu, Valerian dan Laureline ditugaskan untuk menyelidiki misteri tersebut.

Dalam proses produksinya, Valerian and the City of a Thousand Planets memakan biaya hingga US$ 180 juta. Seperti dilansir dari IMDb, angka tersebut membuat proyek ini sebagai film termahal yang pernah dibuat di Prancis.

Di Box Office dunia, film ini berhasil meraup keuntungan hingga US$ 225 juta. Dari segi rating, Valerian and the City of a Thousand Planets mendapat skor 6.5 bintang dari IMDb.

Jangan lewatkan Valerian and the City of a Thousand Planets yang tayang perdana di Bioskop Trans TV malam ini, Sabtu (4/7/2020), pukul 21.00 WIB.
https://nonton08.com/zero-no-tsukaima-s1-episode-3/

Kisah TKI Pabrik Tahu Sukses Jadi YouTuber di Korea, Punya Peternakan Ayam

Pekerjaan sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) masih menjadi pilihan masyarakat yang ingin mencari rezeki selain di tanah air. Dan siapa sangka menjadi TKI juga membuka kesempatan untuk menjadi YouTuber di zaman sekarang ini.

Seperti cerita TKI bernama Leli Lestari atau yang lebih dikenal dengan Zhiee Leely di YouTube. Memiliki lebih dari 532 ribu subscriber di YouTube, Zhiee mengungkapkan kisahnya saat pertamakali datang ke Korea pada 2010.

"Pertama berangkat ke Korea, November tahun 2010. Ada kesulitan saat aku pertama kali datang ke Korea karena kendala bahasa, karena dulu cuma belajar 3 bulan, jadi belum terlalu lancar bahasa Korea. Terus harusnadaptasi sama orang Korea dan musim di Korea," kata Zhiee kepada Wolipop lewat Whatsapp, Kamis (2/6/2020).

Zhiee mengatakan alasannya tertarik bekerja di Korea karena ajakan dari temannya yang sudah terlebih dahulu bekerja di Negeri Gingseng. Sebelum bekerja di Korea, wanita yang lahir di Banjarnegara, Jawa Tengah ini pernah bekerja di pabrik makanan di daerah Bogor.

Zhiee mendapatkan pekerjaan di Korea Selatan di sebuah pabrik tahu. Dia kemudian iseng membuat konten tutorial hijab dan vlog kesehariannya sebagai TKI di Korea,

"Awalnya cuma iseng buat mengisi kegiatan di Korea, tapi lama-lama terbiasa buat video. Akhirnya fokus nge-Youtube sambil kerja di Korea. Aku pun nggak punya tim, cuma buat video bareng sama suami. Isi kontennya kebanyakan tentang kegiatan selama di Korea. Kebanyakan belanja dan kuliner di Korea," katanya.

Mulai konsisten membuat vlog untuk YouTube sejak 2017, Zhiee Leely kini sudah mempunyai 532.000 Subscribers. Wanita yang total videonya sudah ditonton lebih dari 80 juta kali itu pun merasakan buah dari keberhasilannya sebagai TKI YouTuber di Korea Selatan.

"Hasil YouTube Alhamdulillah bisa ditabung. Awalnya iseng-iseng sekalian buat kenang-kenanganan selama di Korea. Alhamdulillah punya subscriber yang tiap hari bertambah, jadi akhirnya tambah semangat buat Youtube. Waktu itu sempat buat peternakan ayam hasil dari uang Youtube," ujar Zhiee.

Zhiee mengatakan popularitasnya di YouTube meningkat seiring semakin rutinnya dia mengunggaj segala hal mengenai kesehariannya sebagai TKI di Korea.

Menurutnya, Youtubenya semakin banyak dikenal sejak ia rutin mengunggah kehidupannya selama di Korea. Beberapa videonya yang ditonton jutaan kali di antaranya berjudul Jajanam Kaki Lima di Myeongdong Korea + Ketemu Artis Kpop dan Penen Buah Mulberi Liar di Pinggir Jalan Korea.

"Mulai banyak yang menonton sejak 3 bulan pertama buat YouTube, waktu itu video kuliner yang banyak ditonton," tambahnya

Zhiee ia sudah pulang ke kampung halamannya karena sudah menyelesaikan kontrak kerja di Korea.

Selama bekerja sebagai karyawan pabrik tahu di Korea ia menikmati selama berada di Korea,"Pengalaman selama di Korea yg pasti ada suka dukanya. Sukanya bisa bekerja di Korea sekaligus bisa jalan-jalan saat libur kerja. Dukanya jauh dari keluarga. Dukanya karena jauh dari keluarga, ga bisa ketemu setiap hari."

Zhiee saat ini tengah berada di kampung halamannya di Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia baru saja pulang kampung karena kontraknya sebagai TKI sudah selesai. Meski demikian Zhiee masih konsisten mengunggah berbagai hal tentang kehidupan di Korea di akun YouTubenya.
https://nonton08.com/zero-no-tsukaima-s1-episode-5/