Jumat, 12 Juni 2020

Sebaran Pasien Virus Corona di Indonesia: 13.213 Sembuh, 2.048 Meninggal

Pemerintah mengumumkan jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia pada Jumat (12/6/2020) telah mencapai 36.406 kasus. Per hari ini, penambahan kasus positif terbanyak sekitar 1.111. Sebanyak 13.213 pasien dinyatakan sembuh sementara 2.048 pasien lainnya meninggal dunia.
"Sekarang persentase kesembuhan jauh lebih tinggi dibanding dengan kematian. Kalau kita perhatikan data, akumulasi sampai dengan kondisi saat ini 35,8 persen sembuh, sedangkan kematian berada di kisaran 5,67 persen," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Jumat (12/6/2020).

Berikut sebaran pasien yang sembuh dan meninggal hingga saat ini.

SEMBUH
Aceh 18

Bali 448

Banten 417

Bangka Belitung 48

Bengkulu 49

DI Yogyakarta 196

DKI Jakarta 3.781

Jambi 27

Jawa Barat 1.057

Jawa Tengah 681

Jawa Timur 1.863

Kalimantan Barat 146

Kalimantan Timur 239

Kalimantan Tengah 215

Kalimantan Selatan 179

Kalimantan Utara 135

Kepulauan Riau 128

Nusa Tenggara Barat 520

Sumatera Selatan 543

Sumatera Barat 407

Sulawesi Utara 97

Sumatera Utara 205

Sulawesi Tenggara 180

Sulawesi Selatan 830

Sulawesi Tengah 95

Lampung 109

Riau 108

Maluku Utara 40

Maluku 104

Papua Barat 86

Papua 78

Sulawesi Barat 66

Nusa Tenggara Timur 37

Gorontalo 79

MENINGGAL
Aceh 1

Bali 5

Banten 76

Bangka Belitung 1

Bengkulu 4

DI Yogyakarta 8

DKI Jakarta 540

Jawa Barat 161

Jawa Tengah 103

Jawa Timur 575

Kalimantan Barat 4

Kalimantan Timur 4

Kalimantan Tengah 29

Kalimantan Selatan 116

Kalimantan Utara 2

Kepulauan Riau 16

Nusa Tenggara Barat 31

Sumatera Selatan 47

Sumatera Barat 29

Sulawesi Utara 52

Sumatera Utara 57

Sulawesi Tenggara 5

Sulawesi Selatan 110

Sulawesi Tengah 4

Lampung 11

Riau 6

Maluku Utara 22

Maluku 10

Papua Barat 2

Papua 7

Sulawesi Barat 2

Nusa Tenggara Timur 1

Gorontalo 7

Warga Malaysia Diperbolehkan Tes Covid-19 Sendiri di Rumah

Menyusul kebijakan pemerintah untuk mengurangi penularan Covid-19, warga Malaysia kini bisa tes virus corona sendiri di rumah. Akses yang diberikan oleh Kementerian Kesenatan Malaysia dan pihak swasta bagi penduduk dilakukan dalam rangka mencegah ledakan pasien di rumah sakit yang berdatangan.
Mengutip New Straits Time, tes ini dirancang khusus bagi mereka yang ingin melakukan tes sendiri tetapi tidak memenuhi kriteria sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Untuk kriteria PDP sendiri perlu menunjukkan gejala seperti demam atau infeksi saluran pernapasan akut. Selain itu, seorang yang dianggap sebagai PDP adalah mereka yang melakukan perjalanan atau tinggal di negara-negara terdampak.

"Saat ini, pengambilan sampel memang dilakukan untuk mereka yang diidentifikasi sebagai PDP, tetapi ada yang khawatir dan ingin mendapatkan tes Covid-19 tetapi tidak memenuhi kriteria PDP. Dengan demikian, Kemenkes tidak menutup akses bagi mereka yang ingin mendapatkan tes ini dari sektor swasta," kata Direktur Jenderal Kesehatan Datuk Dr Noor Hisham Abdullah, dalam konferensi pers.

Dr Noor juga mengatakan, bahwa hal ini memungkinkan orang tanpa gejala untuk mendapatkan tes Covid-19 di rumah tanpa harus datang ke RS. Layanan pengambilan sampel ini akan dilakukan oleh petugas medis dan paramedis yang sudah terlatih. Sampel ini kemudian akan dikirim ke laboraturium swasta untuk dianalisa.

Warga Malaysia sendiri bisa mengakses layanan ini dengan menggunggah aplikasi yang relevan untuk mengatur kunjungan agar bisa melakukan pengambilan sampel atau mengunjungi situs yang telah ditetapkan. New Straits Time saat ini telah mendata 11 perusahaan yang terlibat dalam penyediaan layanan pengambilan sampel tes Covid-19 di rumah.

Perusahaan yang terlibat adalah Bookdoc, DoctorOnCall, Patologi Pantai Premier Sdn Bhd, Lablink (M) Sdn Bhd (KPJ), Grup Kualitas Medis Sdn Bhd, Gleneagles Kuala Lumpur, Menara Kembar Pusat Medis KLCC, Rumah Sakit Pantai Kuala Lumpur, Rumah Sakit Pantai Cheras, Pantai Rumah Sakit Klang dan Rumah Sakit Pantai Ayer Keroh, Melaka.

Namun, masyarakat tetap harus memperhatikan bahwa layanan pengambilan sampel Covid-19 di rumah dikenakan biaya oleh penyedia medis swasta. Harga bisa bervariasi bila dibandingkan dengan biaya pemeriksaan di rumah sakit umum.
https://nonton08.com/gintama-shirogane-no-tamashii-hen-episode-13/

Pakai Dompet Khusus Saat Belanja di Pasar Bisa Bantu Cegah Penularan Corona

 Sebanyak 52 pedagang di lima pasar tradisional di DKI Jakarta terinfeksi virus Corona. Akibatnya, Direktur Utama Perumda (PD) Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan pihaknya akan menutup pasar yang terkait dengan kasus tersebut.
Tempat umum seperti pasar tradisional ini bisa membuat virus itu menyebar dengan mudah. Namun, ada berbagai cara agar bisa tetap aman saat berbelanja di pasar, salah satunya menggunakan dompet khusus.

Dokter spesialis gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah, dr Diana Suganda, MKes, SpGK, menyarankan penggunaan dompet khusus yang berupa plastik untuk menyimpan uang saat pergi ke pasar. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko bersarangnya virus dan kuman di dalam dompet.

"Saranku juga pakai dompet khusus kalau ke pasar. Karena nggak mungkin pakai gesek ya (kartu debit) dan biasanya pakai uang," jelas dr Diana pada detikcom, beberapa waktu lalu.

"Nah uangnya itu di plastik sendiri dan jangan masuk ke dompet jadi nggak kotor," lanjutnya.

Selain itu, dr Diana mengimbau masyarakat untuk berusaha tetap jaga jarak saat berbelanja ke pasar. Jika tidak, bisa saja tertular virus yang tidak terlihat keberadaannya.

"Tetap jaga jarak, terus rutin cuci tangan dan pas sampai rumah langsung cuci tangan lagi," tuturnya.

Sebaran Pasien Virus Corona di Indonesia: 13.213 Sembuh, 2.048 Meninggal

Pemerintah mengumumkan jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia pada Jumat (12/6/2020) telah mencapai 36.406 kasus. Per hari ini, penambahan kasus positif terbanyak sekitar 1.111. Sebanyak 13.213 pasien dinyatakan sembuh sementara 2.048 pasien lainnya meninggal dunia.
"Sekarang persentase kesembuhan jauh lebih tinggi dibanding dengan kematian. Kalau kita perhatikan data, akumulasi sampai dengan kondisi saat ini 35,8 persen sembuh, sedangkan kematian berada di kisaran 5,67 persen," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Jumat (12/6/2020).

Berikut sebaran pasien yang sembuh dan meninggal hingga saat ini.

SEMBUH
Aceh 18

Bali 448

Banten 417

Bangka Belitung 48

Bengkulu 49

DI Yogyakarta 196

DKI Jakarta 3.781

Jambi 27

Jawa Barat 1.057

Jawa Tengah 681

Jawa Timur 1.863

Kalimantan Barat 146

Kalimantan Timur 239

Kalimantan Tengah 215

Kalimantan Selatan 179

Kalimantan Utara 135

Kepulauan Riau 128

Nusa Tenggara Barat 520

Sumatera Selatan 543

Sumatera Barat 407

Sulawesi Utara 97

Sumatera Utara 205

Sulawesi Tenggara 180

Sulawesi Selatan 830

Sulawesi Tengah 95

Lampung 109

Riau 108

Maluku Utara 40

Maluku 104

Papua Barat 86

Papua 78

Sulawesi Barat 66

Nusa Tenggara Timur 37

Gorontalo 79

MENINGGAL
Aceh 1

Bali 5

Banten 76

Bangka Belitung 1

Bengkulu 4

DI Yogyakarta 8

DKI Jakarta 540

Jawa Barat 161

Jawa Tengah 103

Jawa Timur 575

Kalimantan Barat 4

Kalimantan Timur 4

Kalimantan Tengah 29

Kalimantan Selatan 116

Kalimantan Utara 2

Kepulauan Riau 16

Nusa Tenggara Barat 31

Sumatera Selatan 47

Sumatera Barat 29

Sulawesi Utara 52

Sumatera Utara 57

Sulawesi Tenggara 5

Sulawesi Selatan 110

Sulawesi Tengah 4

Lampung 11

Riau 6

Maluku Utara 22

Maluku 10

Papua Barat 2

Papua 7

Sulawesi Barat 2

Nusa Tenggara Timur 1

Gorontalo 7