Kamis, 11 Juni 2020

Cara Mencegah Penularan Virus Corona Melalui Mata

Cara mencegah penularan virus corona melalui mata bisa dilakukan dengan beberapa cara. Saat ini tidak hanya penularan melalui hidung dan mulut yang dikhawatirkan, beberapa ahli juga menyebut virus Corona dapat masuk melalui mata.
Anda juga bisa terinfeksi virus Corona jika menyentuh mata setelah memegang sesuatu yang terkontaminasi dengan COVID-19.

"Penting untuk diingat meski banyak kekhawatiran mengenai virus Corona, tindakan pencegahan yang signifikan dapat mengurangi risiko terinfeksi. Jadi seringlah cuci tangan dan hindari menggosok hidung, mulut, terutama mata Anda," kata dokter mata Sonal Tuli, MD dari American Academy of Ophthalmology.

Menjaga kebersihan mata juga tangan, hidung, dan mulut dapat memperlambat penyebaran virus Corona. Berikut beberapa cara mencegah penularan virus Corona melalui mata.

1. Jika memakai lensa kontak, disarankan beralih ke kacamata

Pemakai lensa kontak cenderung menyentuh mata lebih banyak dari orang pada umumnya. Untuk itu pertimbangkan menggunakan kacamata lebih sering terutama jika Anda memiliki kebiasaan menyentuh mata saat memasang lensa kontak.

Memakai kacamata juga dapat mengurangi iritasi mata. Kalaupun harus mengenakan lensa kontak, pastikan untuk membersihkan dan mendisinfeksi sesuai anjuran dari dokter.

2. Mengenakan goggles atau kacamata pelindung

Goggles atau kacamata pelindung biasanya dipakai melindungi area sekitar mata untuk mencegah partikel, air, atau bahan kimia lain menginfeksi mata. Kacamata pelindung juga dapat membantu mengurangi paparan dari droplet orang yang terinfeksi.

Tapi perlu diingat bahwa penggunaannya tidak memberikan 100 persen keamanan tertular virus Corona. Bagi tenaga kesehatan, penggunaan kacamata jenis ini sangat disarankan terlebih jika menangani pasien COVID-19.

3. Hindari menyentuh dan mengusap mata

Mungkin agak sulit untuk menghentikan kebiasaan ini, namun menguranginya akan menurunkan risiko infeksi. Jika merasa mata gatal, gunakan tisu sebagai pengganti jari untuk mengusapnya,

Mata yang kering juga dapat membuat Anda lebih sering menggosok mata untuk itu pertimbangkan penggunaan tetes mata jika mengalaminya.

Saat harus menyentuh mata untuk alasan apapun, cuci tangan dengan sabun di air mengalir selama 20 detik sebelum dan setelah melakukannya.

Gowes Sehat Saat Pandemi COVID-19, Ini Tips dari Pakar UGM

Beberapa waktu ini jalanan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipenuhi dengan warga yang bersepeda. Padahal, kondisi DIY masih belum bebas COVID-19. Lalu bagaimanakah tips aman bersepeda saat pandemi Corona?
Dosen Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM Rustamadji membeberkan berolahraga pada saat pandemi Corona tidak dilarang. Namun, ada protokol kesehatan yang harus dijalankan.

"Karena kita tidak tahu siapa yang membawa COVID-19 sehingga kita tidak bisa mengabaikan ada kemungkinan kita sendiri atau orang lain itu menularkan. Itu kewaspadaannya," kata Rustamadji saat dihubungi detikcom, Kamis (11/6/2020).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas COVID-19 UGM itu juga menuturkan, warga yang bersepeda harus waspada karena masih ada kemungkinan penularan Corona.

"Meskipun Yogya sudah relatif menurun beberapa waktu lalu sempat tidak ada (pasien positif Corona) tapi ternyata masih ada kejadian COVID-19. Artinya masih ada kemungkinan yang menularkan," jelasnya.

Untuk itu, dia memberikan tips aman bersepeda saat Pandemi COVID-19:

1. Tetap Gunakan Masker saat Bersepeda
Kendati bersepeda menggunakan masker itu mengurangi udara yang masuk ke paru-paru, goweser tetap wajib memakai masker.

"Masker yang dipakai, kain tiga lapis itu idealnya. Tapi itu tidak bisa diterapkan untuk olahraga dengan intensitas berat," jelasnya.

Oleh karena itu, goweser harus mengukur kemampuan tubuh dan jika saat bersepeda sudah terasa berat, intensitasnya harus diturunkan.

"Pada prinsipnya itu akan mengurangi udara yang masuk, sehingga harus kita cek intensitas olahraga dengan udara cukup atau tidak," ungkapnya.
https://nonton08.com/the-snow-queen-2/

Jaga Imun Tubuh, Ini Cara Aman Konsumsi Vitamin C bagi Penderita Maag

 Di masa pandemi COVID-19, penting untuk menjaga daya tahan tubuh, salah satunya mengonsumsi vitamin C. Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma dr Helmin Agustina Silalahi menjelaskan tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin C dan tidak dapat menyimpan vitamin C, sehingga harus didapatkan dari asupan makanan atau suplemen setiap hari.
Meski begitu, vitamin C juga memiliki sifat asam yang tentu saja bisa memicu rasa perih jika dikonsumsi dalam perut kosong. Risiko ini akan semakin menyiksa terutama bagi penderita penyakit lambung seperti maag. Apalagi jika mengonsumsi vitamin C dibarengi dengan konsumsi makanan yang memicu asam lambung seperti makanan pedas atau yang bersifat asam.

"Karena sama-sama bersifat asam dan asupan asam akan meningkatkan keasaman lambung, ditakutkan akan memperburuk gangguan lambung yang sedang terjadi," ujar dr Helmin kepada detikHealth, baru-baru ini.

dr Helmin menyarankan bagi orang yang memiliki gangguan lambung untuk mengonsumsi vitamin C yang memiliki keasaman yang rendah. Selain itu, dianjurkan pula memilih jenis tablet atau kaplet vitamin C.

"Jika ingin mengonsumsi vitamin C pilih yang keasamannya rendah, atau tablet/kaplet salut selaput sehingga tidak pecah di lambung," jelasnya.

Selain itu, lanjut dr Helmin, konsumsi vitamin C saat perut sudah terisi. Akan lebih baik lagi jika mengonsumsi vitamin C sesudah makan besar. Dalam kondisi sudah terisi, perut relatif lebih siap untuk menerima makanan yang bersifat asam sehingga rasa perih yang ditimbulkannya relatif berkurang.

Lebih lanjut dr Helmin menjelaskan, dalam meningkatkan imunitas bisa dilakukan dengan sumber vitamin C yang bisa juga ditemukan pada buah-buahan. Namun, batasi pula asupan buah-buahan seperti menghindari buah yang terlalu asam dan mengandung gas.

"(Hindari) buah yang bersifat asam seperti buah-buahan yang belum matang betul, jeruk yang asam atau buah yang mengandung gas seperti nangka," bebernya.

Namun jika Anda terlanjur mengalami perut perih karena kesalahan konsumsi vitamin C, segera atasi dengan obat maag yang mengandung antasida seperti Promag. Bahan aktif antasida yang terkandung dalam Promag di antaranya magnesium hidroksida, hydrotalcite, dan kalsium karbonat. Bahan aktif tersebut berfungsi untuk menetralkan asam lambung sehingga rasa sakit maag pun bisa reda dengan cepat.

Cara Mencegah Penularan Virus Corona Melalui Mata

Cara mencegah penularan virus corona melalui mata bisa dilakukan dengan beberapa cara. Saat ini tidak hanya penularan melalui hidung dan mulut yang dikhawatirkan, beberapa ahli juga menyebut virus Corona dapat masuk melalui mata.
Anda juga bisa terinfeksi virus Corona jika menyentuh mata setelah memegang sesuatu yang terkontaminasi dengan COVID-19.

"Penting untuk diingat meski banyak kekhawatiran mengenai virus Corona, tindakan pencegahan yang signifikan dapat mengurangi risiko terinfeksi. Jadi seringlah cuci tangan dan hindari menggosok hidung, mulut, terutama mata Anda," kata dokter mata Sonal Tuli, MD dari American Academy of Ophthalmology.

Menjaga kebersihan mata juga tangan, hidung, dan mulut dapat memperlambat penyebaran virus Corona. Berikut beberapa cara mencegah penularan virus Corona melalui mata.

1. Jika memakai lensa kontak, disarankan beralih ke kacamata

Pemakai lensa kontak cenderung menyentuh mata lebih banyak dari orang pada umumnya. Untuk itu pertimbangkan menggunakan kacamata lebih sering terutama jika Anda memiliki kebiasaan menyentuh mata saat memasang lensa kontak.

Memakai kacamata juga dapat mengurangi iritasi mata. Kalaupun harus mengenakan lensa kontak, pastikan untuk membersihkan dan mendisinfeksi sesuai anjuran dari dokter.

2. Mengenakan goggles atau kacamata pelindung

Goggles atau kacamata pelindung biasanya dipakai melindungi area sekitar mata untuk mencegah partikel, air, atau bahan kimia lain menginfeksi mata. Kacamata pelindung juga dapat membantu mengurangi paparan dari droplet orang yang terinfeksi.

Tapi perlu diingat bahwa penggunaannya tidak memberikan 100 persen keamanan tertular virus Corona. Bagi tenaga kesehatan, penggunaan kacamata jenis ini sangat disarankan terlebih jika menangani pasien COVID-19.
https://nonton08.com/goodnight-mommy/