Senin, 13 April 2020

Diduga Sengaja Sebarkan Corona, Gadis 18 Tahun Dianggap Teroris

Polisi di Texas menangkap seorang wanita berusia 18 tahun yang diduga sengaja menyebarkan virus Corona COVID-19. Gadis bernama Lorraine Maradiaga tersebut diketahui telah membuat serangkaian video melalui media sosial Snapchat dan mengaku dirinya terinfeksi virus Corona.

Dikutip dari Insider, petugas kepolisian di Carrollton, Texas menangkap Maradiaga pada Selasa (7/4/2020) kemarin, beberapa hari setelah videonya muncul di media sosial.

Setelah diperiksa pihak rumah sakit, ternyata Maradiaga tidak terinfeksi sama sekali. Hasilnya tesnya pun negatif. Polisi mengatakan gadis itu akan digugat dengan tuduhan membuat ancaman terorisme dan kejahatan tingkat tiga karena kebohongan yang ia bagikan melalui video.

Juru bicara kepolisian, Jolene DeVito, mengatakan pihaknya mengetahui video ini pada Sabtu (4/4/2020), setelah beberapa pengguna media sosial menandai departemen kepolisian dalam video yang diunggah Maradiaga.

DeVito mengungkapkan, salah satu video yang diyakini direkam di tempat Maradiaga melakukan test drive-thru untuk COVID-19. Saat itu pun petugas kesehatan terekam sedang menyuruh Maradiaga untuk menunggu hasil tesnya di rumah. Sedangkan video kedua terlihat Maradiaga berada di toko.

"Aku di sini di Walmart akan menulari setiap orang, soalnya kalau aku sakit, kalian semua juga harus sakit," ujarnya dalam video yang ia rekam.

Video ketiga memperlihatkan ia batuk-batuk di mobil dan dalam video keempatnya diketahui gadis ini mengatakan kepada pengikutnya, bahwa siapa yang ingin meninggal bisa menghubungi gadis tersebut.

"Jika kalian ingin terinfeksi virus corona dan meninggal, hubungi aku. Aku akan menemuimu dan memperpendek hidupmu."

Polisi mengatakan Maradiaga menyerah diri pada Selasa pagi dan mengaku negatif saat dites virus corona.

Dia pun ditahan di Penjara Denton County, Denton, Texas, dan diminta untuk karantina selama 21 hari setelah ia dibebaskan dari tahanan bila mau membayar denda senilai 20.000 USD atau sekitar Rp 324 juta.

Gejala yang Bisa Terjadi Sejak Awal Hingga Pasca Sembuh dari Meningitis

Salah satu musisi ternama di Indonesia, Glenn Fredly meninggal dunia karena penyakit meningitis yang diidapnya. Ia sempat dirawat di rumah sakit dan meninggal dunia pada Rabu (8/4/2020).

Meningitis merupakan kondisi serius yang menyebabkan lapisan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang mengalami peradangan. Penyakit ini bisa disembuhkan, tetapi bisa saja menimbulkan efek atau dampak pada tubuh yang bersifat sementara atau mungkin seumur hidup.

Mengutip dari Medical News Today, berikut efek atau dampak yang terjadi pada tubuh saat awal, saat mengalami meningitis hingga pascasembuh dari penyakit tersebut.

1. Sakit kepala

Gejala umum yang sering terjadi saat seseorang mengidap meningitis adalah sakit kepala. Peradangan yang terjadi bisa menyebabkan rasa sakit yang signifikan ini muncul. Sakit kepala ini mungkin sering disalahartikan sebagai migrain.

2. Demam mendadak

Demam merupakan salah satu cara tubuh untuk melawan pendatang asing, seperti virus dan bakteri penyebab meningitis ini. Tidak hanya terjadi pada tahap awal meningitis, demam juga bisa terjadi saat penyakit ini akan sembuh.

3. Kebingungan

Kebingungan ini muncul karena terjadi pembengkakan dan peradangan pada selaput otak. Hal ini tidak hanya menimbulkan kebingungan, tapi juga perubahan perilaku. Pada beberapa kasus, akibat dari meningitis ini bisa terjadi dalam jangka panjang terhadap memori dan konsentrasi.

Dimiliki Vanessa Angel, Ini 6 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Xanax

 Vanessa Angel akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres Metro Jakarta Barat dalam kasus psikotropika. Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Maradona, mengatakan Vanessa mengaku memiliki resep dokter untuk membeli Xanax, namun dosis Xanax yang dimilikinya tidak sesuai dengan res dokter yang diakuinya itu.

"Tanpa hak menyimpan, memiliki bisa dipidana, ada ancaman hukumannya. Jadi bukan resep yang palsu dan dokter beri keterangan bahwa salah satu dulu ada resep, itu yang diberikan dan ada di tangan VA itu berbeda, yang satu di resep dokter itu 0,5 mg, (sedangkan) yang kami sita dari Saudari VA 1 mg," kata Kompol Ronaldo dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (9/4/2020).

Xanax adalah salah satu psikotropika golongan IV yang berfungsi sebagai obat penenang. Ini juga termasuk ke dalam golongan alprazolam yang kerap disalahgunakan.

Mengutip dari laman Drug, berikut ini 6 hal yang perlu diketahui tentang Xanax.

1. Cara kerja

Xanax yang termasuk ke dalam golongan alphazolam ini bisa digunakan sebagai obat untuk kecemasan dan gangguan suasana hati lainnya. Selain itu, obat ini memberikan efek menenangkan atau obat penenang.

Para ahli belum yakin bagaimana obat ini bekerja dalam menstabilkan suasana hati. Tetapi, para ahli mengatakan obat ini bisa meningkatan aktivitas GABA (asam gamma-aminobutyric) dan neurotransmitter di otak.

2. Kegunaan

Obat ini bisa membantu mengelola gejala gangguan kecemasan atau menghilangkan gejala tersebut dalam jangka pendek. Bisa juga membantu mengatasi gejala kecemasan yang berhubungan dengan depresi.

Selain itu, obat ini bisa digunakan untuk pengobatan gangguan panik dengan atau tanpa agrafobia (rasa takut akan tempat atau situasi yang menyebabkan kepanikan atau rasa malu).

3. Efek samping

- Mengantuk atau tidak stabil saat berdiri.
- Menurunkan tekanan darah, jantung berdebar, sembelit, mual, mulut kering, sakit kepala, hingga penurunan libido.
- Menyebabkan kecanduan hingga muncul ketergantungan emosional maupun fisik.
- Mengalami kejang, tremor, kram, muntah, berkeringant, atau insomnia saat berhenti mendadak atau berangsur-angsur mengkonsumsi obat tersebut.
- Efek lainnya bisa mengalami depresi pernapasan (pernapasan lambat dan dangkal), koma, bahkan kematian.

4. Tips aman mengkonsumsinya

- Bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
- Setelah mengkonsumsinya, hindari mengoperasikan mesin, mengendarai kendaraan, dan pekerjaan lain yang membutuhkan kewaspadaan mental.
- Hindari alkohol saat mengkonsumsinya.
- Gunakan dengan dosis rendah dan waktu yang singkat.
- Tablet harus diminum pagi hari dengan cara ditelan utuh. tanpa dihancurkan atau dikunyah.
- Konsultasi terlebih dulu sebelum mengkonsumsinya saat hamil.
- Ibu menyusui tidak boleh mengkonsumsi Xanax.

5. Masa respon dan reaksi obat

Efek obat akan terjadi 1-2 jam atau paling lambat muncul 12 jam setelah mengkonsumsinya. Durasi dari efek Xanax ini bervariasi, bisa terjadi dari 6 hingga 27 jam.

6. Interaksi dengan obat lain

Jika Xanax dikonsumsi bersamaan dengan obat lain, maka akan ada potensi mengurangi efek dan pengaruh obat lain itu di tubuh. Selain itu, efek samping yang terjadi bisa lebih besar dari biasanya.

Resep obat ini tidak dianjurkan untuk diminum secara bersamaan dengan orang lain. Ini harus dikonsumsi sendiri dan perlu dikonsultasikan ke dokter untuk mengelola obat tersebut.