Sabtu, 11 April 2020

Masa Lockdown Wuhan Resmi Berakhir, Warga Boleh Traveling Lagi

Pemerintah China resmi mengakhiri masa lockdown Wuhan pada Rabu (8/4/2020). Warga Wuhan akhirnya 'bebas' usai 76 hari tak boleh bepergian keluar kota tersebut.
Dilansir detikcom dari Associated Press, Jumat (10/4/2020) beberapa orang tampak tak sabar meninggalkan kota yang menjadi awal penyebaran virus COVID-19. Sementara itu orang-orang lainnya tampak menikmati udara segar di luar rumah seolah merayakan kebebasan mereka.

Meskipun lockdown telah usai, mereka masih mengenakan masker dan alat pelindung diri. Agaknya selama dua bulan terakhir, corona telah membuat mereka tetap siaga dalam kondisi apapun, termasuk saat ini.

Penyebaran corona sendiri dimulai di Wuhan, sebuah kota industri berpenduduk 11 juta orang yang terletak di tepi Sungai Yangtze. Pemerintah memutuskan untuk melockdown kota itu untuk mencegah virus terus menyebar ke berbagai daerah.

Sebanyak 2.500 orang di Wuhan meninggal akibat corona. Jumlah ini adalah yang tertinggi dibandingkan daerah lainnya di China.

Saat ini ketika lockdown telah dihapus, jalanan mulai dipadati kembali oleh pengemudi. Orang-orang juga memenuhi taman dan ruang publik.

Kendati demikian, orang-orang yang akan masuk gedung atau naik kereta tetap akan diperiksa suhu tubuhnya. Ketakutan dan trauma akan corona masih menghantui mereka.

6 Tradisi Paskah Dunia yang Kelewat Unik

Umat nasrani di seluruh dunia dan Indonesia tengah merayakan Paskah. Hanya tak selalu lewat ibadah atau telur paskah, ada 6 tradisi unik di momen Paskah.
Di seluruh dunia, Hari Raya Paskah dimaknai sebagai momen pengorbanan Yesus di kayu salib. Dirayakan oleh umat nasrani, dalam prakteknya budaya setempat ikut mempengaruhi tradisi Paskah di masing-masing tempat.

Tak hanya di Indonesia, banyak juga negara dunia yang memasukkan kearifan lokal budayanya ke dalam perayaan Paskah. Di mana hal itu kian memperkaya dan menambah unik makna Paskah itu sendiri.

Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Jumat (10/4/2020), berikut 6 tradisi unik di momen Paskah di seluruh dunia. Antara lain:

1. Tradisi Cambuk di Republik Ceko dan Slovakia

Bagi kaum hawa yang tinggal atau berkunjung ke Republik Ceko dan Slovakia di momen Paskah, tinggal di dalam rumah saja mungkin adalah opsi terbaik. Tak mengapa, kaum pria dan anak laki-laki di sana akan berkeliaran memakai kostum serta pita untuk mencambuk para wanita.

Maksudnya tentu bukanlah cambuk hukuman, melainkan sebuah tradisi Paskah setempat yang berfungsi untuk menguatkan fisik serta kecantikan. Namun, tak jarang malah banyak yang merasa sebaliknya..

2. Pesta kostum ala Halloween di Finlandia

Pesta kostum tak selalu identik dengan malam Halloween di akhir Oktober. Saat momen Paskah, anak-anak di Finlandia juga kerap menyamar menjadi nenek sihir lengkap dengan dandanan serba hitam dan sapu.

Walau mirip dengan nuansa Halloween, tapi anak-anak di Finlandia berkostum demikian untuk meminta permen dan camilan kecil. Tentunya tradisi ini cukup disukai anak-anak.

3. Pohon rokok di Papua Nugini

Terkenal sebagai penghasil cokelat, tak serta merta membuat masyarakat Papua Nugini berkelebihan. Di momen seperti Paskah, umat nasrani Papua Nugini malah punya tradisi menghias pohon Paskah di depan gereja dengan batang rokok lengkap dengan koreknya. Malah rokok dan koreknya dibagikan usai misa Paskah.

4. Telur Paskah merah di Yunani

Telur Paskah dikenal akan warna-warninya yang meriah, tapi lain halnya di Yunani. Di sana, telur Paskah kompak selalu berwarna merah saja. Alasannya, masyarakat nasrani Yunani melihat warna merah sebagai representasi darah Yesus.

Kamis, 09 April 2020

Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Seribu Pantai

Kabupaten Serdang Berdagai di Sumatera Utara adalah kabupaten yang memiliki banyak pantai. Julukannya saja, Kabupaten Seribu Pantai.

Ada banyak pantai di Serdang Bedagai. Di antaranyaƂ  adalah Pantai Cermin, Bali Lestari, Pondok Permai, Gudang Garam, Wong Rame, dan Pantai 88. Pantai-pantai ini letaknya berjejeran, dengan pasir berwarna putih kecoklatan.

Jika kita berkunjung ke salah satu pantai, kita dapat melihat pantai-pantai lain di sekitar sana menggunakan kapal atau boat. Pantai-pantai di sana memang berjejer.

Salah satu pantai yang paling menarik untuk dikunjungi adalah Pantai Bali Lestari. Pantai ini memiliki suasana seperti di Bali. Pantai lainnya adalah Pantai Pondok Permai. Di Pantai Pondok Permai bisa kita temui para penjual makanan laut, yaitu seafood.

Di pantai itu juga ada wahana Banana Boat yang bisa digunakan bermain oleh pengunjung. Biaya naiknya pun terjangkau, cukup dengan dua puluh lima sampai tiga puluh lima ribu rupiah perorang.

Di wilayah pantai ada restoran yang menyediakan masakan nusantara seperti Mie Aceh, Ifo Mie, Penyetan, dll

Jadi sahabat traveller, jangan lupa sempatkan berkunjung ke Serdang Begadai ya jika ke Sumatera Utara.

Khon Kaen, Kota yang Ramah Muslim di Thailand

Khon Kaen adalah kota di Thailand bagian Timur Laut, udaranya cukup panas, tapi hampir sama dengan Kota Bandung siang hari. Kota ini ramah traveler muslim.

Untuk menuju Khon Kaen dari Bandung harus menempuh perjalanan dan transit yang lumayan lama. Perjalanan dari Bandung dapat transit di Singapura atau Kuala Lumpur. Selanjutnya menuju Bandara Suvarnabhumi atau Don Mueang di Bangkok.

Menuju Khon Kaen dapat memakai transportasi Kereta Api, Bis atau Pesawat dari Bangkok, namun saat itu saya melanjutkan perjalanan dengan memakai pesawat terbang. Khon Kaen memiliki bandara udara yang cukup luas dan bersih, sepanjang jalan, tidak tampak kemacetan dan kehidupan kota sangatlah teratur.

Terdapat berbagai tempat yang menyenangkan untuk dinikmati.  Penduduknya mayoritas beragama Buddha, banyak kuil di Kota Khon Kaen, namun terdapat juga Gereja dan Masjid Raya Khon Kaen.   Saat ingin mengunjungi masjid Raya, saya di temani dan ditunjuki jalan oleh seorang bapak tua yang sangat ramah.

Beliau menegur dengan Bahasa Inggris yang cukup baik saat saya bingung melihat peta sejak jalan dari hotel tempat menginap.  Beliau menawarkan untuk mengantar karena sebenarnya letak masjid sudah sangat dekat. Sepanjang jalan kami yang kami lewati, beliau bercerita tentang keindahan kota.

Phra Mahathat Kaen Nakhon adalah kuil terbesar yang sangat indah. Dari puncak kuil, kita dapat melihat pemandangan yang menakjubkan. Perairan dan dataran yang sangat indah dinikmati terutama sore hari. Dalam kompleks kuil terdapat sekolah, tempat cenderamata dan suasana religi yang sangat kental. Selain itu ada pula kuil yang tidak kalah indah yaitu Wat Pa Chaiyawan dekat Khon Kaen University.

Di pusat kota terdapat Central Plaza yang sangat terkenal dan modern, namun ada juga  Pasar Ton Tann yang merupakan pilihan tepat untuk penikmat kuliner dan wisata belanja dari sore sampai malam. Harga terjangkau dan apabila kita menjelajahi semua kawasan, maka akan mendapatkan oleh-oleh yang menarik dengan harga terjangkau.