Minggu, 22 Maret 2020

Jumlah Negara di Dunia dan yang Terinfeksi Corona

 Virus corona atau Covid-19 telah menjadi pandemi. Virus yang menyebabkan kematian ini sudah ada sekitar 250 ribu kasus di dunia.
Dilansir dari South China Morning Post (SCMP) dan beberapa sumber, ini data terbaru mengenai daftar negara di dunia yang terinfeksi virus corona:

1. China
2. Korea Selatan
3. Italia
4. Iran
5. Jepang
6. Perancis
7. Singapura
8. AS
9. Spanyol
10. Jerman
11. Kuwait
12. Thailand
13. Taiwan
14. Bahrain
15. Inggris
16. Malaysia
17. Australia
18. Uni Arab Emirates
19. Kanada
20. Irak
21. Norwegia
22. Vietnam
23. Swedia
24. Belanda
25. Swiss
26. Kroasia
27. Mesir
28. Lebanon
29. Finlandia
30. Oman
31. Austria
32. Israel
33. Rusia
34. Meksiko
35. Pakistan
36. Filipina
37. Republik Ceko
38. India
39. Romania
40. Belarus
41. Belgia
42. Brazil
43. Denmark
44. Georgia
45. Afghanistan
46. Algeria
47. Armenia
48. Azerbaijan
49. Kamboja
50. Republik Dominika
51. Ekuador
52. Yunani
53. Estonia
54. Islandia
55. Irlandia
56. Lithuania
57. Monako
58. Nepal
59. Selandia Baru
60. Nigeria
61. Macedonia Utara
62. Qatar
63. San Marino
64. Sri Lanka
65. Indonesia

Lalu berapa jumlah negara di dunia? Dari situs Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), ada 193 negara yang menjadi anggotanya. Namun PBB mengakui ada 241 negara.

Objek Wisata di Badung Bali Ditutup untuk Cegah Penyebaran Corona

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali resmi menutup sementara berbagai objek wisata di daerah tersebut untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Penutupan itu dilakukan sesuai dengan surat Sekretariat Daerah Kabupaten Badung nomor 556/1887/Dispar/Sekret yang juga memperhatikan Surat Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesia dan seruan dari Gubernur Bali untuk membatasi pergerakan wisatawan yang akan mengunjungi objek wisata dan desa wisata di wilayah Kabupaten Badung.

Objek wisata yang ditutup ini merupakan objek wisata yang dikelola oleh masyarakat, lembaga, maupun pemerintah. Penutupan akan berlangsung mulai 21-31 Maret 2020 sembari melihat perkembangan kasus COVID-19.

"Objek wisata yang kita tutup itu Pandawa, Uluwatu, Waterblow, Sangeh, Taman Ayun, Nungnung. Pantai masih tetap buka tetapi kita imbau untuk tidak banyak datang ke pantai," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Made Badra, saat dihubungi detikcom via telepon pada Sabtu (21/3/2020).

Sementara itu untuk desa wisata, yang ditutup adalah 5 dari total 11 desa wisata di Badung.

"Lima desa: Pangsan, Carangsari, Bongkasa Pertiwi, Sangeh, dan Munggu,"imbuh Badra.

Badra juga menjelaskan kondisi tempat wisata di Badung saat ini sebenarnya telah sepi wisatawan, terutama wisatawan mancanegara (wisman). Hal ini karena pemerintah lebih selektif dalam menerima wisman.

"(Saat ini) sudah hampir nggak ada wisatawan mancanegara, pada pulang, balik," ujarnya.

Kebijakan penutupan ini juga secara aktif akan dipantau untuk menentukan langkah selanjutnya usai masa penutupan berakhir. Selama masa penutupan, Badra mengimbau masyarakat untuk dapat bekerjasama mencegah penyebaran Corona.

"Mudah-mudahan ini bisa dipahami masyarakat dan wisatawan," ujarnya sambil meminta wisatawan untuk mengikuti protokol COVID-19.

Hari Dongeng Sedunia, Ini 5 Kisah Terkenal dari Indonesia (2)

2. Keong Mas
Keong Mas merupakan salah satu dongeng yang sering ditampilkan dalam berbagai pertunjukan drama di sekolah.

Alkisah, dahulu kala ada seorang raja yang memiliki dua putri yang cantik. Meski sama-sama cantik tapi kedua putri itu memiliki watak yang berbeda. Sang Kakak sangat lah baik hati dan tidak sombong. Sebaliknya sang adik berwatak angkuh dan kasar.

Suatu hari, raja memanggil sang Kakak, dan memintanya untuk menikah dengan pangeran tampan dari kerajaan tetangga. Mendengar kabar itu, sang Adik tidak terima dan merasa cemburu. Akhirnya sang Adik pergi ke rumah penyihir dan meminta agar penyihir mengubah kakaknya menjadi seekor keong. Dan berubah lah sang kakak menjadi seekor keong. Penyihir berkata sang Kakak bisa kembali ke wujudnya jika ia menemukan cinta sejatinya.

Sementara itu, di sebuah desa, seorang nenek sedang mencari ikan di sungai. Tiba-tiba nenek menemukan seekor keong mas yang tidak lain adalah sang Kakak, karena warnanya yang cantik ia pun membawa keong itu pulang. Karena kasihan melihat nenek yang tinggal sendirian, Keong Mas sering membantu pekerjaan rumah saat nenek tidak ada.

Sore menjelang malam, nenek pulang dan kaget melihat rumahnya yang bersih dan rapi. Nenek juga heran karena sudah ada hidangan makanan. Hingga suatu ketika nenek mencoba pulang lebih cepat, dan tak sengaja nenek melihat Keong Mas berubah menjadi seorang gadis cantik.

Cerita ini berakhir indah. Karena Pangeran kembali bertemu dengan Keong Mas.

3. Bawang Merah dan Bawang Putih
Dongeng ini pernah diangkat menjadi sinetron di salah satu televisi swasta. Ceritanya mengisahkan kakak beradik yang memiliki sifat yang sangat bertolak belakang. Kakaknya jahat, dan adiknya sangat baik. Hal itu, berawal dari pertemuan Ayah Bawang Putih dan Ibu Bawang Merah yang akhirnya menikah. Bawang Putih sangat baik dan berbeda sekali dengan Bawang Merah dan ibunya. Penderitaan Bawang Putih pun dimulai ketika ayahnya sudah meninggal.

4. Malin Kundang

Dongeng dari Sumatera ini berceritakan tentang Malin yang merantau untuk mengadu nasib, sang Ibu dengan berat hari melepas kepergian sang Putra tercinta. Di sana, ia tekun dalam bekerja sehingga diangkat menjadi tangan kanan dan menikahi putri saudagar kata tersebut.

Sayang, ketika sudah kaya dan sukses ia kembali ke kampung halaman dan lupa akan ibunya serta tidak mengakuinya. Ibunya yang terlanjur kecewa kemudian mengutuknya menjadi batu.

5. Timun Mas
Dongeng Indonesia ini juga merupakan salah satu yang terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Menceritakan tentang seorang ibu yang ingin sekali memiliki anak. Suatu hari, raksasa di hutan mendengar suara si ibu ketika berdoa. Raksasa itu memberi biji mentimun pada si Ibu. Raksasa mengatakan bahwa dalam timun yang ditanam akan ada bayi, dan ia harus menyerahkan kembali ke raksasa ketika bayi telah tumbuh dewasa.

Biji tersebut pun ditanam dan tumbuh menjadi buah yang besar. Ketika dibelah, terdapat bayi yang sangat cantik. Ibu tersebut sangat senang dan memberi nama anak Timun Mas. Tanpa terasa, Timun Mas sudah menjadi gadis dewasa sehingga harus diserahkan kepada sang Raksasa. Timun Mas pun mencari cara agar ia bisa lolos dari kejaran sang Raksasa yang mengincar dirinya.