Rabu, 19 Februari 2020

Tempat Wisata di Selandia Baru yang Paling Ajaib: Gua Cacing Menyala

 Iniah tempat wisata di Selandia Baru yang paling ajaib. Ada gua dengan cacing yang bisa menyala dalam gelap.

Tempat itu adalah Glowworm Caves di Waitomo, Selandia Baru. Jaraknya adalah 200 km dari Auckland atau 2,5 jam perjalanan naik mobil. detikTravel diundang maskapai Emirates berkunjung ke sana beberapa pekan lalu.

Ada 3 gua di sana yaitu Waitomo Glowworm Caves, Ruakuri Cave, Aranui Cave. Yang paling favorit adalah Waitomo dan Ruakuri. Harga tiket combo untuk 2 gua ini adalah NZD 94 (Rp 901 ribu) untuk dewasa dan NZD 35 (Rp 335 ribu) untuk anak-anak. Lama tur ini adalah 3 jam.

Waitomo Glowworm Caves pertama kali dijelajahi tahun 1887 oleh Fred Mace dari Inggris dan kepala suku Maori setempat bernama Tane Tinorau. Mereka memakai rakit ditemani lilin mengikuti aliran sungai masuk ke bawah tanah.

Di dalam gua, mereka melihat keajaiban, berupa bintik-bintik menyala di kegelapan. Itu bukanlah lampu, melainkan cacing yang bisa menyala. Nama latin cacing ini adalah Arachnocampa luminosa.

"Luminosa karena bisa menyala, dan arachnocampa karena cacing ini seperti laba-laba, bisa mengeluarkan benang jerat," kata Eliza, pemandu kami.

Kami dibawanya dulu ke Gua Ruakuri. Gua Ruakuri diberi simbol 2 anjing, dari legenda Maori kalau gua ini ditemukan dua anjing. Gua ini dibuka sebagai tempat wisata di Selandia Baru sejak 28 Juli 2005 dan diresmikan PM Selandia Baru Helen Clark.

Pintu masuknya begitu dramatis, berupa tanggal spiral ke dalam bumi sekitar 20 meter. Dari situ baru kami menjelajahi gua yang penuh stalagtit dan stalagmit ini.

"Semua ransel taruh di depan badan, jangan sentuh stalagmit dan stalagtit karena ini butuh jutaan tahun untuk tumbuh," kata Liz. Wah, kalau di Indonesia stalagmit ini sudah dipukuli jadi gamelan alam.

Suhu di dalam gua cukup dingin. Kami memang masuk ke gua sudah memakai jaket. Hebatnya, semua trek sudah dirapihkan sehingga memudahkan wisatawan untuk berjalan. Lampu di dalam gua hanya dinyalakan ketika wisatawan datang.

"Glowworm ini tidak boleh kena banyak cahaya. Cahaya ini mengganggu mereka. Kalau mau foto, hanya dalam aba-aba saya ya," kata Liz.

Bagian tempat cacing ajaib ini tumbuh, dibiarkan gelap total. Pemandu hanya berbekal senter dan wisatawan hanya mengikuti bintik lampu yang dipasang di samping trek. Di dalam kegelapan gua, barulah kami melihat ribuan bintik-bintik cahaya warna biru.

"Nah, itulah Glowworm! Warna biru menyala itu adalah perutnya yang sedang mencerna makanan," kata Liz. Sementara para wisatawan terdengar bergumam kagum. Woooowww.....!

Liz menyorot koloni cacing terdekat kami dan tampaklah benang-benang menggantung dan tampak berkilat lengket. Dengan benang seperti laba-laba inilah glowworng menjerat mangsa, serangga-serangga terbang kecil yang juga tinggal di dalam gua.

"Serangga ini menyangka ini adalah bintang di langit. Lalu mereka terbang ke langit-langit gua dan terperangkap benang glowworm lalu dimakan," kata Liz.

Puas di Gua Ruakuri, barulah kami pindah ke Gua Glowworm. Namun di sana aturannya ketat. Tidak boleh berfoto sama sekali! Hal ini untuk menjaga habitat glowworm itu. Memang, di gua ini cacingnya jauh lebih banyak dari Gua Ruakuri.

Di dalam gua ada sungai bawah tanah. Kami mengantre di kegelapan untuk naik perahu yang muat belasan orang. Pemandu mengendalikan perahu ini dengan tambang di kegelapan. Harus diakui, pemandangannya jauh lebih dramatis.

Mungkin ada jutaan glowworm di gua ini. Semua wisatawan yang satu perahu terkesima diam. Saya juga kehabisan kata-kata. Fantastik! Pemandangannya bagaikan langit malam yang penuh bintang, tapi ini adalah cacing yang menyala.

Perjalanan sungai bawah tanah ini berakhir dengan keluar dari gua dan kami turun dari perahu. Glowworm Caves memang menawarkan keajaiban. Ini sungguh tempat wisata di Selandia Baru yang wajib kamu datangi.

Inspirasi 4 Tempat Liburan di Tegal Ala Sandiaga Uno

Ada banyak tempat wisata di Tegal untuk liburan akhir pekan. Kamu bisa dapat idenya dari kunjungan Cawapres 02 Sandiaga Uno.

Pekan lalu, Cawapres 02 Sandiaga Uno berkampanye di Tegal. Dia menyempatkan diri untuk datang ke sejumlah tempat wisata di Tegal. https://www.detik.com/tag/tempat-wisata-di-tegal/ Tempatnya asyik nih, bisa kamu tiru untuk itinerary liburan kamu sendiri.

Dihimpun detikTravel, Senin (4/3/2019) inilah ide liburan di Tegal ala Sandiaga Uno:

1. Desa Wisata Cempaka

Sandiaga Uno mendatangi Desa Wisata Cempaka di Kecamatan Bumijawa, Tegal. Desa di kawasan lereng Gunung Slamet ini memiliki panorama yang indah dan berhawa sejuk.

Yang menarik dari desa ini adalah Pasar Slumpring yang digelar setiap hari Minggu. Pasar ini menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Tegal karena keberadaannya yang unik. Dimana, transaksi jual beli, semuanya menggunakan bilah bambu yang berfungai sebagai koin.

Di desa ini ada saung dengan latar belakang gunung dan air jernih kolam ikan, juga kabut tipis pegunungan. Cocok banget untuk liburan akhir pekan.

2. Kawasan Wisata Guci

Sandiaga Uno https://www.detik.com/tag/sandiaga-uno/ yang hobi berlari, menjajal kawasan Wisata Guci Tegal. Suasana pegunungan, hutan pinus dan hamparan pemandangan yang menghijau, makin menambah semangat untuk berlari sejauh lima kilometer.

Sandi mengaku kagum akan keindahan alam pesona Guci yang berhawa sejuk. Bahkan dia menyamakannya dengan Pegunungan Rocky di Colorado, Amerika Serikat saat musim semi.

Menurut Sandi potensi wisata Guci Tegal bisa ditingkatkan dengan lebih baik lagi untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan. Salah satunya adalah dengan mengurangi jumlah kendaraan dan menambah shuttle bus.

3. Sate Balibul Tuwel

Liburan ke Tegal barulah lengkap kalau mencoba wisata kuliner di Tegal yaitu Sate Balibul Tuwel. Rumah makan sate kambing khas Tegal ini berada di pinggir jalan raya, sebelum masuk ke wilayah wisata Guci Tegal.

Sandiaga Uno juga mampir ke sini. Menu favorit di sini adalah sate kambing, sop, gulai dan teh poci. Sate kambing itu dibakar dengan arang membara. Untuk sambalnya disajikan terpisah, yaitu bawang merah mentah, tomat dan kecap juga tumbukan cabai rawit. Bumbu ini disiram dengan kecap manis.

Balibul artinya di bawah lima bulan, jadi ini adalah daging kambung muda yang empuk banget. Kamu mesti coba deh!

4. Wisata Religi Makam Habib Muhammad bin Thohir Al Hadad

Makam Habib Muhammad bin Thohir Al Hadad adalah ulama kharismatik asal Hadramaut, Yaman yang wafat di Tegal. Dia dilahirkan di Kota Geidun, Hadramaut pada tahun 1838. Habib Muhammad berdagang dan berdakwah ke Indonesia dan meninggal di Tegal tahun 1885.

Habib Muhammad adalah penyebar agama Islam di wilayah pesisir Pantura, Tegal. Setiap tahun digelar peringatan Haul Habib Muhammad bin Thohir al Hadad yang dihadiri ribuan orang.

Makamnya pun berkembang menjadi destinasi wisata religi. Sandiaga Uno pun menyempatkan berziarah ke sini. Wisata religi di makamnya pun memberikan ladang rezeki bagi masyarakat.

Di sekitar kawasan makam memang dipenuhi para pedagang. Mereka menjual makanan dan minuman hingga aksesori. Sempatkan juga berziarah ke makamnya kalau kamu liburan ke Tegal.

Nah, itulah 4 tempat wisata di Tegal yang terinspirasi dari kunjungan Sandiaga Uno. Komplit nih, ada desa wisata, wisata alam, kuliner dan religi. Semua itu bisa didatangi dalam liburan akhir pekan kamu selanjutnya!