Sabtu, 15 Februari 2020

Aneka MRT Favorit Wisatawan di Dunia

 MRT Jakarta telah menyapa publik dalam uji coba terbatas Selasa kemarin (12/3). Semoga nanti bisa menjadi favorit wisatawan seperti aneka MRT lain di dunia.

Dalam uji coba MRT Trial Run kemarin, tak sedikit warga Jakarta yang begitu antusias. Hal itu terbukti dari habisnya jatah uji coba MRT di banyak hari yang telah ditentukan sebelum resmi diluncurkan dalam waktu dekat.

Kehadiran MRT Jakarta pun akan segera menyusul kota besar lain di dunia. Hal itu tentunya akan jadi kabar baik bagi wisatawan. Di mana nantinya MRT akan semakin mempermudah pelesiran traveler di Jakarta.

Di luar negeri, MRT pun telah jadi moda transportasi umum yang efisien dan ekonomis untuk traveler. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Rabu (13/3/2019), berikut adalah MRT dari berbagai kota dunia yang jadi primadona wisatawan:

1. London Underground

London Underground merupakan salah satu sistem MRT tertua di dunia. Diresmikan pertama kali tahun 1890, London Underground memiliki 270 stasiun dengan total panjang 402 Km. Penumpang tahunannya diketahui mencapai 1,3 miliar orang di tahun 2016.

2. Paris Metro

Bagi masyarakat dan turis, Paris Metro telah jadi moda transportasi utama sejak diresmikan pertama kali tahun 1900. Memiliki 302 stasiun, Paris Metro memiliki total panjang 214 Km.

Tak terhitung berapa banyak film yang mengambil setting di Paris Metro. Menurut data tahun 2016, penumpang tahunan Paris Metro adalah sekitar 1,5 miliar orang.

3. Berlin U-Bahn

Diresmikan pertama kali tahun 1902, Berlin U-Bahn memiliki 173 stasiun dengan panjang 151,7 Km. Menurut data tahun 2017, pelanggan tahunan Berlin U-Bahn adalah sekitar 563 juta penumpang.

4. New York City Subway

Sebagai salah satu kota utama di AS, New York City telah memiliki Subway sejak tahun 1904. Saat ini New York City Subway telah memiliki 424 stasiun dengan panjang 380,2 Km. Jumlah penumpang tahunannya adalah 1,7 miliar menurut data tahun 2017.

5. Tokyo Metro

Soal MRT di Asia, Negeri Sakura Jepang adalah salah satu pelopornya. Adalah Tokyo Metro, pertama kali diresmikan pada tahun 1927. Tokyo Metro memiliki 142 stasiun dan panjang 195,1 Km. Pelanggan per tahunnya adalah 2,7 miliar menurut data tahun 2017.

6. Beijing Subway

Setelah Tokyo, MRT berikutnya di Asia adalah Beijing Subway di China. Diresmikan pertama kali tahun 1971, Beijing Subway memiliki 324 stasiun dengan panjang 628 Km. Menurut data tahun 2017, penumpang per tahunnya adalah 3,7 miliar orang.

7. MTR Hong Kong

Mengikuti jejak ibu kota negara Beijing, Hong Kong juga telah meresmikan MTR miliknya di tahun 1979. Diketahui, MTR Hong Kong memiliki 93 stasiun dengan panjang 174,7 Km. Jumlah penumpang per tahunnya adalah 1,8 miliar menurut data tahun 2018.

8. MRT Singapore

Terakhir ada MRT Singapore yang tentunya sudah tak asing di telinga traveler Indonesia. Bertetangga dekat dengan Indonesia, tentu tak sedikit traveler dalam negeri yang pertama kali mencicipi pengalaman naik MRT di Singapura.

Faktanya, MRT Singapore telah hadir sejak tahun 1987. Jumlah stasiunnya pun mencapai 119 dengan panjang 198,6 Km. Jumlah penumpang per tahunnya adalah 1,1 miliar menurut data tahun 2017.

Kini dengan segera hadirnya MRT Jakarta, tentu traveler tak perlu jauh-jauh liburan ke luar negeri untuk mencoba moda transportasi yang satu ini. Traveling di Jakarta pun akan kian asyik dan mudah.

Gaet Traveloka, BRI Gelar Online Travel Fair Diskon Hingga 30%

PT Bank BRI (Persero) kembali menggelar 'BRI Online Travel Fair', yang menawarkan beragam promo, diskon hingga cashback. Online Travel Fair yang berlangsung mulai 13-15 Maret 2019 kali ini, BRI menggandeng salah satu platform pemesanan tiket baik hiburan maupun perjalanan, yakni Traveloka.

Melalui 'BRI Online Travel Fair' ini, BRI menawarkan tiket perjalanan baik pesawat, kereta api, bus dan travel di platform Traveloka dengan diskon hingga 30%. Tak hanya itu, khusus pemegang kartu JCB, akan mendapatkan cashback tambahan sebesar Rp 250 ribu saat bertransaksi di program ini.

Direktur Konsumer Bank BRI, Handayani mengatakan bahwa kegiatan Travel Fair ini selalu rutin dilakukan untuk menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat saat ini terutama kaum milenial, yang telah melakukan rencanan program liburan, bukan hanya setahun sekali pada saat lebaran saja. Bahkan, sampai ada yang membuat kalender berlibur.

"Online Travel Fair biasanya kita lakukan setahun 3 kali, setiap 4 bulan sesuai kondisi. Nah harapannya kalau ini responsnya bagus kita akan lebih perbanyak (Online Travel Fair). Tahun lalu sih kita lakukan 3 kali," ujar Handayani, saat peluncuran kerja sama Traveloka BRI Online Travel Fair di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Handayani menjelaskan, kali ini programnya khusus untuk pemegang kartu kredit BRI untuk mendapatkan beragam promo. Menurut Handayani, program ini menjadi pendorong untuk masyarakat untuk memberikan kemudahan dalam membeli tiket transportasi dengan mudah dan murah. Mudah karena bisa dilakukan secara online dengan smarthphone, dan murah dengan beragam promo diskon hingga tambahan cashback terutama bagi para nasabah setia BRI.

Selain itu, Handayani menambahkan bahwa, program Online Travel Fair kali ini tidak hanya untuk pembelian tiket salah satu transportasi saja, yang umumnya seperti pesawat.

"Kerja sama dengan Traveloka ini seperti yang disampaikan akan ada diskon, rewards point yang bisa ditukarkan di Traveloka dan juga cicilan. Yang paling penting, moda transportasinya juga yaitu pesawat, kereta api dan bus, jadi program diskonnya untuk semua. Kali ini kita membuat ketiga-tiganya," ujarnya.

"Ini adalah momen yg bagus buat masyarakat khususnya nasabah BRI untuk mempersiapkan lebaran. Karena biasanya sudah jauh-jauh hari kita punya rencana. Dari pada nanti kehabisan tiket, makanya mulai dari sekarang beli tiketnya, karna memang biasanyaa saat jauh hari bisa lebih murah," ujarnya.

Kepala Divisi Kartu Kredit BRI, Wibawan prasetyawan, mengatakan melalui program BRI Online Travel Fair kali ini, pihaknya menargetkan transaksi hingga Rp 5 miliar.

"Target transaksi Rp 5 miliar dalam 3 hari. Semoga dengan bekerja sama dengan traveloka bisa dicapai. Dan untuk Nasabahnya, ditargetkan sekitar 800 ribu orang yang ikut program ini," ujarnya

Sementara itu, Head of Global Partnership Traveloka, Yadi Guitana mengatakan bahwa dengan melihat tren masyarakat yang ingin traveling. Program ini memberikan kemudahan dan manfaat dalam pemesanan, tiket pesawat, kereta api hingga bus.

"Kami sangat senang dapat kembali dipercaya dan menjalin kerja sama strategis dengan Bank BRI. Melalui program ini kami berharap dapat memberikan pengalaan yang menyenangkan dan memudahkan pengguna dalam mempersiapkan perjalanan liburannya," ujar Yadi.

Yadi menjelaskan, mekanisme untuk mendapatkan promo ini bisa dilakukan dengan menggunakan kode promo dan juga memasukkan nomor kartu kredit Bank BRI. Dan pemesanan tak terbatas, untuk destinasi baik itu internasional maupun domestik.

Selain itu, BRI juga tak hanya menawarkan tiket perjalanan murah lewat program BRI Online Travel Fair bagi para nasabahnya yang memesan tiket di Traveloka. Karena BRI juga memiliki program reguler 'Weekly Deals' berupa diskon hingga 25%. Selain untuk pemesanan tiket, berlaku juga untuk merchant kuliner dan hiburan seperti tiket bioskop dan rekreasi, khusus bagi pemegang kartu kredit BRI.

Dalam program reguler ini, BRI memberikan promo yang berbeda bagi tiap jenis kartu tertentu. Khusus pemegang kartu kredit premium BRI (World Access dan Infinite) dapat menikmati diskon Rp 200 ribu untuk tiket pesawat dan diskon 10% untuk pemesanan hotel.

Sementara pemegang kartu kredit BRI Wonderful Indonesia bisa menikmati diskon Rp 150 ribu untuk pemesanan tiket pesawat domestik dan diskon 10% untuk pemesanan hotel domestik, serta diskon 10% untuk semua paket pesawat plus hotel. Program ini berlaku hingga 31 Desember 2019.

BRI sendiri memang cukup gencar dalam mendorong kampanye pariwisata Indonesia. Salah satunya lewat kerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk menerbitkan kartu Wonderful Indonesia.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, beserta jajaran lainnya.