Selasa, 11 Februari 2020

Cerita Mahasiswa Aceh Selamatkan Telur Penyu dari Tangan Predator

Saban hari, telur penyu terus diburu oleh sejumlah masyarakat untuk dijual dan dikonsumsi serta berdampak pada kelestarian penyu. Mahasiswa di Aceh pun bertindak.

Mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan dan Akuakultur Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh (Unimal) tergerak menyelamatkan reptil tersebut untuk anak cucu ke depan dari tangan-tangan manusia yang menjadi predator. Mereka mencari telur penyu ke pelosok pesisir Pantai Aceh Utara untuk ditetaskan. Setelah menjadi tukik, penyu jenis lekang (Lepidochelys Olivacea) dilepaskan ke Laut Bangka, Krueng Geukuh, Aceh Utara, Aceh.

"Kami mengambilnya dari warga di Kecamatan Tanah Jambo Aye. Kami lakukan penetasan sesuai dengan cara yang telah kami pelajari," kata salah seorang mahasiswa Fakultas Pertanian, Unimal, Safrina kepada detikcom, Kamis (28/3/2019).

Dia menyebutkan telur-telur tersebut di inkubasi dalam campuran pasir halus, sedang dan kasar dengan kedalaman lubang 20 cm. Suhu rata-ratanya di bawah 31 derajat celcius dan setiap hari harus dilakukan pengecekan.

"Dari segi penanganannya. Semua harus steril. Mulai dari pengambilan telur dari sarang ke tempat penangkaran. Jika tidak, telur-telurnya gagal menetas," sebut Safrina.

Dia menambahkan, dari 81 butir yang dilakukan penetesan ditangkaran, 67 butir berhasil menetas. Setelah itu, tukik-tukik dilepasliarkan ke laut sehingga penyu tetap terjaga dan tidak akan punah diburu oleh predator (manusia).

Sementara Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), Dr Herman Fithra mengatakan pelepasan tukik ini kedua kalinya dilakukan pihak kampus tersebut. Sebelumnya ada 25 tukik dilepaskan dan kali ini ada 67 tukik.

"Penyu ini perlu kita lestarikan. Telur penyu itu jangan dikonsumsi, dan jangan dijual. Tetapi bisa diserahkan ke Unimal melalui Pusat Kelautan (Marine Center) untuk dilakukan penetasan. Nanti akan kita bawa ke penangkaran penyu di pantai Keude Krueng Geukueh untuk ditangkarkan atau ditetaskan, karena di sana ada petugas," kata Herman Fithra kepada wartawan.

Herman berharap masyarakat terus sadar akan ancaman kepunahan penyu jika terus diburu. Mari masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian penyu di masa yang akan datang bersama Unimal melalui Pusat Kelautan untuk berupaya menangkarkan telur penyu, sehingga keberadaan penyu dapat terlestarikan dengan baik.

Perth, Tempat Wisata Terbaik di Australia Barat

Perth adalah kota paling populer di Australia Barat yang dekat dari Indonesia. Destinasinya banyak dan bisa menjadi liburan menyenangkan untuk wisatawan.

Australia Barat adalah negara bagian Australia yang dekat dengan Indonesia. Kota Perth adalah pintu masuk ke Australia Barat.

Kota Perth tidak jauh dari Jakarta atau Bali. Ada banyak pilihan penerbangan ke Perth. Dari Jakarta hanya butuh 4,5 jam dan dari Bali hanya 3 jam 40 menit penerbangan. Seperti terbang ke Hong Kong dari Jakarta, dan bahkan lebih dekat daripada terbang ke Beijing atau Seoul. Pilihan maskapainya pun banyak, dari full service sampai maskapai bujet untuk terbang ke Australia Barat.

Dari Jakarta ada Garuda Indonesia terbang langsung tiap Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. Ada Qantas setiap hari via Sydney, lalu via Singapura ada Singapore Airlines setiap hari dan Scoot pada Senin, Rabu, Jumat, Minggu, AirAsia setiap hari via Kuala Lumpur atau Denpasar.

Sedangkan dari Bali ada Garuda Indonesia, Jestar dan AirAsia terbang langsung setiap hari ke Perth. Sedangkan Qantas terbang tiap hari via Sydney. Australia Barat begitu mudah dijangkau dari Indonesia. Dari Bandara Perth, nanti ada bus Transperth nomor 380, nomor 40 dan nomor 935 yang akan mengantar kita ke pusat Kota Perth.

Mau jalan-jalan di Kota Perth, gampang kok! Keunggulan Perth dalam transportasi massal adalah kehadiran Bus Central Area Transport (CAT) yang gratis di pusat kota. Jalur Merah beroperasi di kawasan timur-barat dengan rute Queens Garden ke Outram Street. Jalur Biru beroperasi di kawasan utara-selatan dengan rute Barrack Street Jetty ke Northbridge. Jalur Kuning beroperasi di kawasan Perth timur-barat. Jalur Hijau di rute Stasiun Leederville dan Terminal Bus Elizabeth Quay melalui Stasiun City West.

Ini 4 Destinasi Wisata instagrammable di Banyuwangi

 Keindahan Banyuwangi tak perlu diragukan lagi. Saat liburan ke sini, coba untuk datangi tempat-tempat instagrammable.

1. Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran atau yang disebut juga Africa Van Java terletak di sebelah utara kota Banyuwangi. Tempat ini memang keren khususnya bagi pecinta Photography atau videography dengan savannah bekolnya seperti di Africa, Banyaknya Pohon pohon yang unik bentuknya.

Taman Nasional Baluran ini banyak jenis burung yang langka dan unik, serta hewan lainnya baik Rusa, kerbau hutan, Banteng, dan hewan lainnya. Serta Baluran ini sering di buat iklan dan film layar lebar.

Saya Rekomendasikan untuk mengunjungi tempat ini yaitu di pagi hari, sunrise dan sore hari sunset.

Untuk menuju tempat wisata ini ditempuh perjalanan 2 jam dari kota Banyuwangi

Untuk tiket wisatawan domestik, weekday Rp 15.000 & weekend IDR 17.500. tiket wisatawan mancanegara weekday Rp 150.000 & weekend Rp 225.000.

2. Jawatan Benculuk

Jawatan merupakan hutan kecil seluas 3,8 hektar milik lahan perhutani yang berada di wilayah selatan Banyuwangi tepatnya di kecamatan Benculuk.

Jawatan Benculuk merupakan tempat spot Photography di Banyuwangi, dimana tempat ini banyak sekali pohon trembesi yang usianya lebih dari 20 tahun yang begitu unik bentuk pohonnya.

Jawatan Benculuk lokasi di sebelah selatan kota Banyuwangi ditempuh selama 1 jam perjalanan, dan merupakan lahan milik perhutani. untuk tiket sebesar Rp 10.000 per orang.

Untuk mengunjungi tempat ini sebaiknya di pagi hari atau sore hari dikarenakan di siang hari banyak pengunjung dan banyak orang berjualan.

3. Kawah Ijen

Nah, ini dia Wisata andalan Banyuwangi Kawah Ijen. Kawah Ijen merupakan gunung active volcano. Yang unik di sini terdapat Blue fire hanya muncul dimalam hari serta warna danaunya yang warna hijau toscha yang tambah bikin menarik.

Perlu perjuangan untuk menuju ke kawah Ijen untuk melihat blue fire. Sekitar jam 12 malam, dini hari kita berangkat menuju ke kawah Ijen, dari kota Banyuwangi ditempuh selama 1 jam perjalanan menuju paltuding.

Sesampai di Paltuding kita siap siap untuk mendaki yang ditempuh selama 1,5 jam. Di atas memang luar biasa indahnya fenomena alam blue fire. Kita juga disuguhkan pemandangan alam yang begitu indah yaitu sunrise. Sekitar pukul 07.00 kita balik ke Paltuding dan kembali ke Banyuwangi

Biaya masuknya Rp 5000 per orang saat hari biasa dan  RP 7500 pada akhir pekan.

4. Pantai Pulau Merah

Yang suka Pantai atau nyunset di Banyuwangi Nah ini dia Wisata Pantai Pulau Merah tempatnya. tempat keren untuk menikmati matahari terbenam dan berpasir putih. untuk menuju ke pantai pulau merah dari kota banyuwangi ditempuh selama 2 jam perjalanan ke arah selatan. yang hobby surfing juga bisa surfing di sini.

Di sekitaran Pantai pulau merah banyak sekali masyarakat lokal menyediakan homestay dengan harga kisaran Rp 150.000-250.000 serta banyak mini market. Untuk tiket wisata cukup murah sebesar Rp 8000 per orang.