Kota Perth di Australia Barat amat mementingkan ruang terbuka hijau untuk warga dan wisatawan. Inilah taman kota gratis dan terbesar di dunia, Kings Park & Botanical Garden Perth.
Kota Perth ternyata tidak jauh dari Indonesia dan mudah dijangkau. Dari Jakarta hanya butuh 4,5 jam dan dari Bali hanya 3 jam 40 menit penerbangan sampai ke Perth. Dari Jakarta ada Garuda Indonesia terbang langsung tiap Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. Ada Qantas setiap hari via Sydney, lalu via Singapura ada Singapore Airlines setiap hari dan Scoot pada Senin, Rabu, Jumat, Minggu, AirAsia setiap hari via Kuala Lumpur atau Denpasar.
Sedangkan dari Bali ada Garuda Indonesia, Jetstar dan AirAsia terbang langsung setiap hari ke Perth. Sedangkan Qantas terbang tiap hari via Sydney. Australia Barat begitu mudah dijangkau dari Indonesia. Dari Bandara Perth, nanti ada bus Transperth nomor 380, nomor 40 dan nomor 935 yang akan mengantar kita ke pusat Kota Perth.
Sekadar bersantai dan jalan-jalan sore, kamu juga bisa mengunjungi tempat wisata di Australia Barat paling populer ini. detikcom berkesempatan mengunjungi Kings Park & Botanical Garden Perth pada tanggal 21-27 Maret 2019.
Udara bersih dan cuaca saat itu di kisaran 17-20 derajat Celcius dan bikin perjalanan kami terasa menyenangkan karena cuaca di Australia tidak terlalu panas. Hanya sedikit awan di langit Perth saat itu, selebihnya langit kebiruan sepanjang mata memandang cakrawala. Indah bukan?
Terlihat orang-orang beraktivitas di Kings Park & Botanical Garden Perth, ada yang olahraga, berjemur, bersantai bersama keluarga atau jalan-jalan bersama anjingnya. Lanskap gedung Kota Perth menjadi latar yang epik ketika Anda berfoto di sana.
Dalam data yang dihimpun detikcom, Kings Park & Botanical Garden sebagai termpat wisata di Perth merupakan tempat keramat suku Aborigin dan tempat pohon Baobab berusia 750 tahun. Kings Park sangatlah besar dan sebagai salah satu taman kota terbesar di dunia, mengalahkan besarnya Central Park di Kota New York.
Kings Park & Botanical Garden Perth di Australia Barat sangat mudah untuk dijelajahi. Berkendaralah dengan perlahan-lahan di dalamnya, lalu parkir mobil Anda, keluarkan sepatu olahraga atau tikar piknik dan nikmati keasriannya selama beberapa jam.
Jangan ketinggalan untuk melihat pohon boab alias baobab (Andansonia gregorii) yang amat besar, bergabung dengan tur jalan kaki yang akan membahas cerita suku Aborigin. Jangan lupa melihat ribuan bunga liar di musim semi di bulan September-November di taman ini.
Spot terbaik Kings Park & Botanical Garden
1. Area hijau berumput di sekitar State War Memorial dan di sepanjang Fraser Avenue yang tertutup rumput hijau jadi tempat orang-orang piknik. Orang-orang datang untuk menyaksikan pemandangan dan terpukau pada barisan pencakar langit Kota Perth.
Di sini dapat dilihat pula Sungai Swan dan Canning. Sebelum senja, adalah waktu yang sangat populer. Pilihlah zona piknik dan taman barbekyu yang cocok dengan selera untuk berekreasi di sana.
2. Ada pohon boab (baobab) 36 ton di Botanical Garden. Diperkirakan berusia sekitar 750 tahun, pohon itu diangkut sejauh 3.200 kilometer dari wilayah Kimberley Australia Barat pada tahun 2008.
Ini merupakan sebuah prestasi karena dilakukan untuk menyelamatkan pohon dari kehancuran. Pohon Boab dikhususkan untuk orang-orang Aborigin Kimberley.
3. Jembatan pejalan kaki melengkung yang terbuat dari baja dan kaca di Botanical Garden. Menggantung 52 meter di atas permukaan tanah, jembatan ini ada di atas kanopi pohon.
Bagian dari Lotterywest Federation Walkway, jalan setapak sepanjang 620 meter yang berkelok-kelok melintasi Western Australian Botanic Garden, dilengkapi dengan papan informasi yang tersebar di sepanjang jalan.
Waklway menyajikan pemandangan sungai yang indah yang memasuki hutan. Tidak ada biaya masuk jembatan ini alias gratis dan buka dari pukul 09.00 sampai 17.00.