Kamis, 19 Desember 2019

Menengok Komunitas Muslim di Bangkok, Thailand

Siapa bilang di Bangkok tidak ada komunitas muslim? Coba saja berkunjung ke Haroon Mosque Community untuk bertemu sesama saudara muslim di Thailand.

Beberapa waktu yang lalu saya dan istri menyempatkan liburan ke Bangkok, Thailand. Negeri ini kaya akan kultur yang kental akan budaya Hindu dan Budha.

Namun ada juga komunitas muslim yang hidup rukun damai di negeri gajah putih tersebut. Kawasan ini bernama Haroon Mosque Community.

Haroon Mosque community merupakan area tumbuhnya umat muslim di Bangkok. Daerah ini merupakan permukiman umat muslim dari negara Melayu dan Timur Tengah.

Area ini kental akan nuasa muslim, ditambah semakin mengasyikan karena didukung dengan banyaknya jajanan halal di sekitar Haroon Mosque mulai dari murtabak, makanan melayu, hingga snack khas Thailand.

Jika kamu ada rencana liburan ke Bangkok, area ini sangat cocok bagi muslim untuk beribadah dan mencari makanan halal. Lokasinya juga tidak jauh dari Saphan Taksin BTS Station yang merupakan akses ke Bangkok Riverside.

Ini adalah alamat Haroon Mosque Community: 25 Charoen Krung Rd, Kwang Bang Rak, Khet Bang Rak, Krung Thep Maha Nakhon 10500, Thailand. Selamat liburan di Thailand! 

Ada Karpet 'Ajaib' di Bandung

Di Bandung ada karpet 'ajaib'. Karpet bukan sembarang karpet, tapi karpet yang bisa 'terbang'. Datang saja ke Dago Dream Park untuk membuktikannya.

Karpet ajaib, setiap dengar kata itu pasti kalian semua teringat dengan film Aladdin ya. Karpet yang bisa membawa kalian terbaik kemana-mana. Wah seru ya kedengarannya.

Untuk kalian yang ingin tahu sensasi naik karpet ajaib kunjungi Dago Dream Park yang berlokasi di Bandung. Tiket masuk Dago Dream Park atau singkatnya DDP sebesar Rp 25.000 ribu untuk week day dan Rp 30.000 untuk weekend. Cek yuk apa aja yang tersedia di DDP:

1. Wahan Selfie ekstrem

Saat di pintu masuk kalian bisa langsung mendapatkan pemandangan alam yang luar biasa. Nah di sekitar pintu masuk lah wahana-wahana selfie ekstrem tersedia.

Ada bermacam-macam wahana yaitu karpet aladdin, rumah up, flying nest, love seat, skt tree, sky bike, giant ella dan lainnya. Untuk tiket ekstrem selfie bervariasi antara Rp 20.000-30.000 untuk 5 kali foto.

2. Fun outing  / Paint Ball

Enaknya di DDP ini juga ada wahana untuk fun outing / outbond, kalian bisa rekomendasi ke perusahaan tempat kalian kerja untuk outing di DDP loh. Jangan khawatir di DDP ini untuk outingnya sudah paket lengkap dan dilengkapi instruktur.

Untuk fun outing sekitar Rp 170.000-220.000/ orang. Selanjutnya untuk kalian yang suka tembak-tembakan ada wahana Paint Ball dengan fasilitas lengkap harganya berkisar dari Rp 205.000-390.000/orang.

3. Family gathering/meeting

Pertemuan keluarga pasti seru dong, apalagi lagi dengan keluarga besar. Kalau kamu bosen pertemuan keluarga yang gitu-gitu aja dan ingin gathering dengan suasana alam sambil main wahana DDP bisa jadi pilihan yang tepat.

Biaya family gathering berkisar antara Rp 155.000-315.000/orang. Tentu aja untuk meeting dengan udara segar pasti makin bikin nyaman dengan harga berkisar dari Rp 130.000-735.000/ orang.

4. Bus wara-wiri

Karena DDP cukup luas jalan kaki pasti cukup melelahkan, kalian gak perlu khawatir karena tersedia bus transportasi yang akan bawa kalian keliling DDP, yaitu bus wara-wiri. Harganya Rp 10.000/orang.

Di DDP juga tersedia wahana baru, yaitu dream zone dengan wahana coral land, park zone dengan wahana emot land, kemudian the bridge dengan love island.

Untuk kalian yang sudah berencana liburan ke Bandung atau lagi pikir-pikir buat liburan ke Bandung, silakan mampir ke Dago Dream Park. Jika dari Jabodetabek kalian bisa menggunakan kereta berangkat dari Gambir dan turun di Bandung.

Atau kalian bisa menggunakan Bus/Travel, silakan berangkat dari travel terdekat kamu dan turun di Dago/Dipati Ukur. Selamat berlibur fellas!

Stasiun Tanjung Priok yang Megah & Terjaga Keasliannya

Di utara Jakarta, ada satu bangunan stasiun yang masih terjaga keasliannya. Apalagi kalau bukan Stasiun Tanjung Priok yang megah dan terawat dengan baik.

Kalau kita bepergian baik di dalam area Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi, atau ke Luar Kota Jakarta dan masih di Pulau Jawa, salah satu moda transportasi yang digemari adalah Kereta Api atau Kereta Rel Listrik.

Khusus kereta Listrik di area Jabodetabek sedangkan Kereta Api bisa hingga ke Banyuwangi. Bepergian dengan Kereta memang selain cenderung bebas hambatan, kita juga bisa menikmati perjalanan.

Bukan hanya perjalanan yang bisa kita nikmati. Kita juga bisa menikmati atau mengahumi keindahan dari Stasiun Kereta yang menjadi stasiun keberangkatan, ataupun stasiun tempat kereta singgah walaupun sebentar.

Di Pulau Jawa ini, sebagian besar Stasiun merupakan peninggalan Belanda. Sebut saja Stasiun Jakarta Kota, Senen, Manggarai bahkan Stasiun Bogor. DI Daerah juga bertebaran Stasiun peninggalan Belanda. Cirebon, Stasiun Tugu, Stasiun Semarang Tawang dan banyak lagi.

Dari sekian banyak stasiun, salah satu Stasiun yang indah, adalah Stasiun Tanjung Priok. Kode Stasiun ini adalah TPK. Letaknya di Mana? Tidak berjauhan dengan Pelabuhan Tanjung Priok, dan bersebelahan dengan Terminal Bus dan Angkutan Perkotaan Tanjung Priok.

Saya yang gemar bepergian dengan kereta rel listrik atau commuter line, akhirnya benar-benar menggunakan stasiun Tanjung Priok. Saya kebetulan ke kawasan Depok, namun biasanya berangkat dari Stasiun Kota.

Tapi kali ini, saya memilih untuk naik dari Stasiun Tanjung Priok. Selain dekat dengan tempat tinggal saya, tersedia Communter Line dari Stasiun ini.

Dari bagian depan Stasiun, sudah terlihat sekali bahwa Stasiun ini memiliki langgam bangunan Art Deco. Di bagian depan stasiun, ada sekelumit sejarah Stasiun ini.

Memasuki Stasiun ini, gaya bangunan Art Deco semakin kental hingga ke dalam Stasiun. Stasiun Tanjung Priok ini, memang masih terjaga sekali keasliannya. Belum ada penambahan modern Stasiun. Bangunan Belandanya masih terasa kental. Loteng bagian depan stasiun masih tinggi. Jendela juga berukuran besar.

Loket Stasiun juga tidak berubah. Serasa beli tiket kereta Jaman Belanda.

Ketika kita mau masuk ke Peron, inilah yang membuat saya terpukau. Atap dengan rangka baja sangatlah indah. Sangat-sangat indah. Peron stasiun inilah yang menjadi lokasi syuting film dan pemotretan prewedding yang pernah saya lihat.

Ketika saya berjalan menyusuri peron, di bagian ujung, terdapat bangunan pengatur signal kereta api. Bangunan ini sudah tidak terpakai, namun, masih berbentuk asli. Tidak ada perubahan.

Stasiun Kereta Api Tanjung Priok ini, bagi saya, merupakan aStasiun Kereta Api Peninggalan Belanda yang paling indah yang saya temui. Sebagian besar masih terjaga keasliannya. Tak ada salahnya mampir ke Stasiun Kereta yang dibangun mulai tahun 1914 ini dan mulai digunakan tahun 1925. 

Menengok Komunitas Muslim di Bangkok, Thailand

Siapa bilang di Bangkok tidak ada komunitas muslim? Coba saja berkunjung ke Haroon Mosque Community untuk bertemu sesama saudara muslim di Thailand.

Beberapa waktu yang lalu saya dan istri menyempatkan liburan ke Bangkok, Thailand. Negeri ini kaya akan kultur yang kental akan budaya Hindu dan Budha.

Namun ada juga komunitas muslim yang hidup rukun damai di negeri gajah putih tersebut. Kawasan ini bernama Haroon Mosque Community.

Haroon Mosque community merupakan area tumbuhnya umat muslim di Bangkok. Daerah ini merupakan permukiman umat muslim dari negara Melayu dan Timur Tengah.

Area ini kental akan nuasa muslim, ditambah semakin mengasyikan karena didukung dengan banyaknya jajanan halal di sekitar Haroon Mosque mulai dari murtabak, makanan melayu, hingga snack khas Thailand.

Jika kamu ada rencana liburan ke Bangkok, area ini sangat cocok bagi muslim untuk beribadah dan mencari makanan halal. Lokasinya juga tidak jauh dari Saphan Taksin BTS Station yang merupakan akses ke Bangkok Riverside.

Ini adalah alamat Haroon Mosque Community: 25 Charoen Krung Rd, Kwang Bang Rak, Khet Bang Rak, Krung Thep Maha Nakhon 10500, Thailand. Selamat liburan di Thailand!