Minggu, 15 Desember 2019

Pengalaman Menginap di Atas Birunya Lautan Karimunjawa

Karimunjawa menawarkan panorama laut cantik untuk dinikmati traveler. Agar makin maksimal, menginapnya harus di atas Rumah Apung yang banyak terdapat di sana.

Karimunjawa adalah sebuah kepulauan di utara pulau Jawa, tepatnya berada dalam wilayah kabupaten Jepara, propinsi Jawa Tengah. Karimunjawa kini menjadi pesona wisata taman laut karena potensi alamnya yang luar bisa. Tak heran jika Karimunjawa menjadi salah satu destinasi wisata favorit para wisatawan baik dari dalam Negeri maupun luar Negeri.

Sejak tahun 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional. Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias.

Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah Elang Laut Dada Putih, penyu sisik & penyu hijau ada juga tumbuhan khas Taman Nasional Karimunjawa yaituDewadaru yang terdapat pada hutan hujan dataran rendah.

Jika dulu menuju Kepulauan Karimunjawa hanya bisa ditempuh menggunakan kapal Ferri (KMP Siginjai) yang berangkat 5 kali dalam seminggu dari Jepara, lalu juga ada kapal cepat (KMC Bahari Express) yang berangkat 4 kali dalam seminggu dari Jepara dan kapal cepat (Kartini 1) yang berangkat seminggu sekali dari Semarang.

Kini menuju Karimunjawa lebih mudah dengan menggunakan pesawat dari bandara Ahmad Yani Semarang menuju bandara Dewadaru yang berada di pulau Kemujan Karimunjawa.

Apa sih kelebihan Kepulauan Karimunjawa sehingga menjadi salah satu destinasi wisata favorit? Sangat banyak alasan kenapa wisatawan berkunjung ke Karimunjawa. Sebagian besar pasti akan menjawab karena keindahan alamnya, terutama keindahan bahari seperti terumbu karang dan ikan yang bisa kita nikmati dengan snorkeling atau diving.

Alasan lainnya yang cukup populer adalah alasan biaya, karena ketika berada di Kepulauan Karimunjawa semuanya relatif murah, mulai dari harga makanan, penginapan, hingga paket wisata yang ditawarkan.

Apakah ada lagi yang membuat Karimunjawa begitu spesial? Ada, dan mungkin jawaban akan berbeda-beda karena setiap orang mengalami pengalaman yang berbeda pula ketika berkunjung ke Karimunjawa.

Salah satu yang membuat Karimunjawa begitu spesial untuk Saya adalah penginapan rumah apung yang berada sekitar 300m dari bibir pantai. Memiliki area yang tidak terlalu luas, rumah apung Karimunjawa hanya terdiri dari sekitar 15-20 kamar yang disewakan dengan penangkaran ikan hiu tepat ditengahnya.

Lalu, apa yang spesial dari rumah apung Karimunjawa? Nah,selain bisa menginap dengan biaya yang relatif murah, pengunjung juga dimanjakan dengan visualisasi alam yang indah disekeliling penginapan, lalu suasana hening dari penginapan yang membuat hati damai dan tenang.

Selain itu Kita bisa menyaksikan matahari tenggelam tepat di belakang kamar, melihat bulan bersinar terang hingga cahayanya terefleksi di permukaan air, hingga suasana pagi yang membuat mata berkaca-kaca karena langit Karimunjawa berwarna jingga.

Kamar tempat Saya menginap berhadapan dengan laut yang di dalamnya terdapat beragam terumbu karang,dimana terumbu karang tersebut bisa kita lihat dari permukaan karena airnya yang sangat jernih, lalu ketinggian air di bagian belakang kamar hanya setinggi perut orang dewasa dengan pasir putih di dasarnya.

Pengunjung memiliki pilihan ketika ingin bermain air, di depan kamar yang kedalamannya sekitar 3-5 meter dengan terumbu karang sebagai daya tariknya, atau di belakang kamar yang dangkal dengan pasir putih di dasarnya. Tenang saja, ombak di sekitar rumah apung tidak besar, bahkan relatif sangat tenang, meski begitu Kita harus selalu berhati-hati demi keselamatan diri sendiri.

Untuk menginap satu malam di rumah apung Karimunjawa dibandrol dengan harga yang berbeda-beda tergantung dari fasilitas masing-masing kamar, terdapat 3 kelas kamar dengan harga mulai dari Rp 175.000 hingga Rp 350.000,-(jika belum berubah ya, hehe).

Sabtu, 14 Desember 2019

Krabi, Surga Baharinya Thailand

Kalau traveler tidak pernah memasukkan Krabi ke daftar destinasi saat liburan ke Thailand, ada baiknya kamu berpikir ulang setelah membaca artikel ini.

Adalah Ao Nang, sebuah resort town di provinsi Krabi, yang memiliki keindahan dan pesona memikat hati. Saya beritahu rahasianya supaya kamu dapat menikmati kota ini dengan sempurna. Provinsi ini memiliki bandar udara internasional jadi saat memesan tiket, kamu bisa langsung memilih tujuan Krabi.

Pemesanan bisa kamu lakukan di aplikasi tiket.com dan biasanya kamu harus transit dulu. Saat itu saya memilih transit di Changi, Singapura karena banyak aktivitas yang bisa dilakukan selama menunggu. Pastikan kamu tidak ketinggalan penerbangan berikutnya karena petualangan sesungguhnya ada di Krabi.

Krabi terletak di selatan Bangkok and bidang pariwisata merupakan denyut nadi provinsi ini. Krabi memiliki 80 pulau di dalamnya jadi jangan heran kalau banyak aktivitas olahraga air yang bisa kamu lakukan di sini. Seperti snorkeling, diving, balap perahu, kayaking, hingga mendaki si raksasa batu karang.

Kamu akan sangat mudah menemui batu karang sepanjang jalan karena itulah ciri khas dari provinsi ini. Saya dan teman-teman memutuskan untuk menyetir selama tinggal di Krabi.

Kami sudah memesan mobil sebelumnya secara online dan begitu kami tiba di bandara, kami hanya perlu menyelesaikan sisa administrasi daripenyedia jasa kendaraan. Pastikan kamu memiliki SIM internasional karena ini adalah salah satu syarat mendapatkan kunci dan mobil.

Kamu tahu apa yang sangat mengasyikan? Menyetir di sini sangat tenang dan damai. Tidak ada macet, tidak ada bunyi gaduh klakson, semua tertib berlalu lintas. Semakin sempurna karena disuguhi pemandangan indah di kiri kanan jalan.

Pemandangan yang biasa hanya ada di televisi, kini tampak nyata di depan mata. Sungguh! Ini satu hal yang perlu kamu lakukan di Krabi.

Kayak adalah olahraga air yang kami pilih untuk dapat menikmati laut dan batu karang raksasa dari dekat. Kegiatan Kayak dilakukan di Pulau Ao Nang dan berlangsung selama 2 jam. Kamu dapat memilih waktu untuk melakukan kegiatan ini, yaitu pagi atau siang hari. Kamu pun dapat memilih ingin melakukan Kayak sendiri atau dibantu oleh pemandu.

Ingat! kegiatan ini dilakukan selama 2 jam. Jadi silahkan ukur kemampuan diri, apakah kamu akan sanggup mendayung selama 2 jam. Saya memilih didampingi oleh pemandu sehingga saya dapat menikmati panorama sepuasnya tanpa harus lelah mendayung. Tepatnya, supaya saya bisa melakukan swafoto sebanyak-banyaknya dan melakukan rekam video dengan bebas.

Selama Kayaking, kami melakukan pemberhentian di beberapa titik seperti di gua batu karang, di lingkaran bawah tebing, gua buaya dan melintasi hutan mangrove dalam perjalanan pulang kembali ke tepi laut.

Pesona Ao Nang mampu membuat kamu berdecak kagum selama 2 jam. Jadi buka matamu lebar-lebar, biarkan otakmu menyerap semua visual alam yang disajikan, dan jadikan ini pengalaman tak terlupakan seumur hidup!

Pada malam hari, keindahan resort town ini bisa kamu nikmati dengan menyetir ke pusat kota. Ada beberapa pasar malam yang bisa kamu kunjungi namun kamu harus siap dengan harga yang dibanderol.

Karena Ao Nang merupakan kawasan turis maka tidak heran jika harga jual di toko-toko cukup mahal dan kadang tidak masuk akal. Jadi yang kami lakukan di sini hanyalah makan dan menikmati camilan khas Thailand.