Senin, 09 Desember 2019

5 Tips Membersihkan Mr P Supaya Sehat, Bikin Pasangan Senang

Menjaga kebersihan penis wajib dilakukan oleh seorang pria. Penis yang tidak bersih bisa berdampak pada kesehatan sang pria itu sendiri dan mungkin juga pasangannya lebih enggan untuk bercinta karena merasa jijik.

Selangkangan disebut oleh urolog dr Darius Paduch dari Weill Cornell Medical Center bisa jadi tempat kesenangan kuman berkembang karena kondisi yang gelap dan lembap. Jadi jangan malas-malas membersihkan penis dan area di sekitarnya dengan baik.

Dikutip detikcom dari berbagai sumber, berikut 5 tips membersihkan penis yang baik:

1. Air hangat

Bila memungkinkan gunakan air hangat untuk membilas penis dengan lembut. Air hangat dapat membantu membuka pori-pori kulit sehingga lebih mudah membersihkan kotoran yang bisa jadi penyebab munculnya jerawat di area penis.

2. Bersihkan bagian kepala penis

Bagi pria yang penisnya tidak disunat area kepala penis harus dibersihkan dengan lebih seksama. Secara hati-hati tarik kulup lalu bilas bagian bawah kulit untuk membersihkan bercak yang disebut smegma.

Smegma muncul karena penumpukan minyak dan kotoran di sekitar area kepala penis. Bila dibiarkan smegma dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan rawan jadi infeksi.

3. Perhatikan sabun

Tidak semua sabun mungkin cocok dipakai untuk membersihkan penis. Kulit di area selangkangan termasuk daerah sensitif, oleh karena itu bila sabun yang dipakai terlalu kuat atau berlebihan maka justru bisa membuat iritasi.

Menurut dr Darius hal ini terutama berlaku bagi pria yang penisnya tidak disunat. Di bagian kulup kepala penis tak disunat terdapat jaringan minyak yang ekstra sensitif.

4. Jangan lupakan testis dan rambut kemaluan

Saat membersihkan penis jangan lupakan area testis dan rambut kemaluan. Kombinasi keringat, minyak, dan bakteri juga bisa menumpuk di area tersebut sehingga menimbulkan bau tidak sedap.

Gunakan juga kesempatan ini untuk rutin mengecek apakah muncul benjolan di testis yang sebelumnya tidak ada. Hal ini menjadi petunjuk risiko kanker.

5. Bersihkan sebelum dan usai bercinta

Bersih-bersih diri sebelum bercinta dilakukan untuk membuat pasangan lebih nyaman. Tapi setelahnya jangan lupa juga kembali bersihkan penis. Alasannya menurut dr Darius karena kuman bakteri mudah berkembang dari cairan tubuh, meningkatkan risiko terjadi infeksi.

dr Darius menyarankan membersihkan penis dengan air hangat sekitar 10-15 menit usai bercinta.

Dear Pria, Hati-hati Ini 4 Tanda Utama Alami Impotensi

 Impotensi sering menjadi momok di kalangan pria. Kondisi dianggap tak mampu ereksi atau mempertahankan ereksi dengan lama ini menjadi salah satu hal yang paling ditakuti banyak pria.

Namun tak semua pria menyadari akan tanda-tandanya, bahkan mengabaikannya. Dikutip dari Live Strong, berikut adalah 4 tanda utama impotensi yang perlu Anda perhatikan:

1. Gairah seks berkurang

Kurangnya gairah seksual merupakan salah satu gejala impotensi, menurut National Kidney and Urologic Diseases Information Clearinghouse. Berkurangnya gairah ini termasuk juga tak ada keinginan mencium dan kontak fisik lainnya seperti foreplay. Menghindari adanya pendekatan seksual atau mencoba kontak intim juga termasuk dalam tanda ini.

5 Fakta Seputar Mr P yang Wajib Diketahui Pria

Setiap pria tentu ingin Mr P atau penis memiliki performa maksimal saat bercinta dengan pasangan. Berbagai usaha akan dilakukan demi kepuasan pasangan dan diri sendiri saat berhubungan intim.

Demi kepuasan saat berhubungan seksual, semua pria harus tahu fakta-fakta seputar Mr P, apa saja?

1. Pertumbuhan penis

Dikutip dari Medical News Today, penis pria tubuh selama masa pubertas. Umumnya puber terjadi pada usia 12-16 tahun yang dimulai pada usia 8-14 tahun. Selama masa puber yang berlangsung empat tahun, penis akan tumbuh semakin panjang dan tebal. Ketika puber selesai maka pada saat yang sama penis akan usai tumbuh, biasanya pada usia 18 tahun. Hal yang mempengaruhi pertumbuhan penis dan kelamin secara umum saat puber adalah testis, rambut pubik yang tumbuh sekitar kelamin pria, mimpi basah, ereksi, dan ejakulasi.

2. Ukuran rata-rata penis pria

Riset terhadap 15.521 pria di seluruh dunia menyatakan, ukuran panjang rata-rata penis pria adalah 9,16 sentimeter saat normal. Sedangkan ukuran panjang rata-rata saat ereksi adalah 13,12 sentimeter. Untuk ketebalan penis, rata-rata ukurannya adalah 9,31 sentimeter saat normal dan 11,66 sentimeter.

Kebanyakan pria merasa penisnya kurang dari rata-rata dan menginginkan ukuran yang lebih besar (overestimate). Padahal studi menunjukkan bahwa ukuran penis kebanyakan pria masih dalam kisaran normal.

3. Mungkinkah dibuat lebih besar?

Mitos menyatakan semakin besar ukuran penis maka makin besar peluang pria memberi kepuasan pada pasangan. Tak heran jika banyak produk yang menyatakan mampu memperbesar ukuran dan panjang penis. Latihan tertentu juga diklaim mampu meningkatkan ukuran penis.

Terkait kabar ini, Urology Care Foundation menyatakan tidak ada produk yang memberi efek sesuai harapan pria. Bagi pria yang masih ingin memperbesar penis dengan berbagai alat, obat, atau teknik tertentu sebaiknya segera melakukan pertimbangan ulang. Pria justru disarankan melakukan konseling atau olahraga untuk memperbaiki rasa percaya diri dan kesehatan tubuh.

4. Penis punya aroma khas

Penis dan area sekitar selangkangan pria punya aroma khas yang berbau seperti keringat. Aroma yang tercium setiap hari ini bisa dikurangi dengan rajin membersihkan tubuh. Bau ini tidak seharusnya menjadi terlalu tajam hingga mengganggu orang lain.

Dikutip dari Healthline, aroma yang terlalu tajam atau tidak kunjung hilang usai mandi bisa mengindikasikan beberapa gangguan. Misal infeksi saluran kemih, karena jamur, raja singa (gonorrhea), chlamydia, atau balanitis.

5. Harus dibersihkan

Demi kepuasan bercinta dengan pasangan, pria harus teratur membersihkan penis yang bisa dilakukan saat mandi. Bagian yang harus dibersihkan adalah rambut pubik, kulit di dasar dan batang penis, serta area sekitar pangkal paha. Keringat kadang terkumpul di area ini yang bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri.

Bagi yang tidak sunat, jangan lupa membersihkan kulit kulup untuk menghindari infeksi akibat cairan smegma. Area sekitar buah zakar, anis, dan bokong juga jangan lupa dibersihkan.